KARYA ILMIAH REMAJA
TEPUNG SUKUN SEBAGAI BAHAN ALTERNATIF
PENGGANTI TEPUNG BERAS DI KABUPATEN MALANG
Oleh:
Ismi Nurianti 106351403436/2006
Nina Hardianti Pradani Yasa 106351403429/2006
Risa Nurhuda 106351403442/2006
Eka Rahma Auliya Sari 106351403452/2006
Prayogi Puja Antara 205351484080/2005
UNIVERSITAS NEGERI MALANG
MALANG
2009
HALAMAN PENGESAHAN
LAPORAN AKHIR PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA
1. Judul Kegiatan : Tepung Sukun sebagai Bahan Alternatif Pengganti Tepung Beras di Kabupaten Malang
2. Bidang Kegiatan : ( )PKMP (√ )PKMK
( )PKMT ( )PKMM
3. Bidang Ilmu : ( )Kesehatan ( √)Pertanian
( )MIPA ( )Teknologi dan Rekayasa
( )Humaniora ( ) Pendidikan
( ) Sosial Ekonomi
4. Ketua Pelaksana
a. Nama Lengkap : Ismi Nurianti
b. NIM : 106351403436
c. Jurusan : Geografi
d. Universitas/Institusi : Universitas Negeri Malang
e. Alamat Rumah : Jl. IR. Rais 567b RT/RW 01/06 Kota Malang
f. Alamat email : Isminurianti@yahoo.com
g. Alamat di Malang : Jl. IR. Rais 567b Malang
h. No. Handphone : 085646509115
5. Anggota Pelaksana/Penulis : 4 Orang
6. Dosen Pendamping
a. Nama : Drs. Sudarno Herlambang M.Si
b. NIP : 130899253
c. Alamat Rumah/Telp : Jl. Tirtomulyo 78 RT/RW 03/09 Dau Malang
d. No. Hp : 085233235009
7. Biaya Kegiatan Total
a. Dikti : Rp 6.000.000,00
b. Sumber lain : -
8. Jangka Waktu Pelaksanaan : 3 Bulan
Menyetujui, Malang, 15 Juni 2009
Ketua Jurusan Ketua Pelaksana
Prof. Dr. Edy Purwanto, M. Pd Ismi Nurianti
NIP: 131 916 871 NIM.106351403436
Pembantu Rektor III Dosen Pendamping
Drs. Kadim Masjkur, M.Pd Drs. Sudarno Herlambang M.Si
NIP. 130 899 262 NIP.130 899 253
ABSTRAK
Ismi Nurianti, Risa Nurhuda, Eka Rahma Auliya Sari, Prayogi Puja Antara, Nina Hardianti Pradani Yasa.2009. Tepung Sukun sebagai Bahan Pengganti Alternatif Tepung Beras di Kabupaten Malang. Drs. Sudarno Herlambang M.Si: PKMK Universitas Negeri Malang.
Buah sukun (Artocarpus communis) merupakan buah yang sangat mudah tumbuh di Indonesia. Ketersediaan buah sukun di Jawa timur pada khususnya juga masih kurang dimanfaatkan misalnya di daerah gunung Gumitir Jember-Banyuwangi. Buah sukun dapat diolah menjadi tepung sikun, yang diawali dengan pembuatan gaplek sukun. Proses pembuatan gaplek sukun diawali dengan mengupas kulit buah kemudian diiris tipis-tipis dan dijemur atau dioven kmudian digiling. Tepung sukun memiliki kandungan gizi cukup baik. Kurang dimanfaatkannya buah sukun merupakan alasan utama pembuatan tepung sukun.
Tujuan pembuatan tepung sukun ini adalah agar masyarakat dapat memanfaatkan buah sukun menjadi tepung sukun yang mempunyai nilai jual tinggi. Metode yang dilakukan antara lain observasi, promosi, dan pemasaran.
Hasil dari pross ini adalah tepung sukun yang dikemas secara menarik dalam ukuran 1/4kg dengan harga jual sebesar Rp.5000,-Kabupaten Malang merupakan daerah yang sangat luas sehingga dapat menjadi tempat pemasaran tepung buah sukun yang baik. Banyak pasar-pasar tradisional antara lain pasar Kepanjen, pasar Karangkates, pasar Dampit, pasar Sumberpucung, dan lain-lain. Masyarakat Kabupaten Malang cukup beragam terlebih-lebih tingkat ekonominya. Penempatan tempat promosi dan pemasaran memberikan pengaruh cukup besar dalam keberhasilan usaha ini.
Hasil yang diperoleh dari usaha ini adalah mulai dikenalnya tepung sukun di masyarakat serta membuka usaha baru yang menjanjikan profit.
Kata kunci: buah sukun, tepung sukun, Kabupaten Malang.
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah, puji syukur kepada Allah SWT atas limpahan karunia-Nya, sehingga penulis bisa menyelesaikan laporan akhir Program Kreativitas Mahasiswa Kewirausahaaan (PKMK) dengan judul "Tepung Sukun sebagai Bahan Alterantif Pengganti Tepung Beras di Kabupaten Malang " ini.
Ucapan terima kasih penulis sampaikan kepada beberapa pihak yang telah membantu. Dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan penghargaan kepada berikut ini.
1. DP2M DIKTI yang telah memberikan kesempatan kepada kami untuk mewujudkan proposal kewirausahaan sungguh merupakan kebanggaan tersendiri telah mendapatkan kesempatan emas.
2. Bapak Kadim Masjkur, selaku PR III Universitas Negeri Malang.
3. Bapak Purbo Suwasono, M.Si selaku pembina PKM Universitas Negeri Malang, terimakasih atas bimbingan dan dukungan moralnya. Terimakasih banyak motivasi yang telah diberiakan.
4. Bapak Drs. Sudarno Herlambang M.Si yang telah membimbing penulis mulai proses persiapan hingga penyelesaian laporan akhir ini sehingga dapat terselesaikan secara keseluruhan.
5. Kedua orang tua dan segenap keluarga yang memberi dorongan moral dan material ini wujud bakti ananda kepada ayahanda dan ibunda.
6. Kawan-kawan Geografi ‘06 yang telah memberikan motivasi yang tidak ternilai mulai dari tahap persiapan hingga penyelesaian laporan ini.
7. Serta pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu terimakasih atas dukungannya.
Demikian kata pengantar ini penulis menyadari bahwa laporan ini masih jauh dari kesempurnaan, baik dari segi materi, pembahasan, maupun bahasanya. Oleh karena itu, kritik dan saran penulis harapkan.
Malang,12 Juni 2009
Penulis
DAFTAR ISI
Halaman Pengesahan ...................................................................... ii
Abstrak............................................................................................. iii
Kata Pengantar.................................................................................. iv
Daftar Isi........................................................................................... v
Daftar Lampiran............................................................ vi
BAB I PENDAHULUAN .............................................. 1
1.1 Latar Belakang............................................................................ 1
1.2 Perumusan Masalah..................................................................... 1
1.3 Tujuan Program........................................................................... 1
1.4 Luaran yang Diharapkan.............................................................. 1
1.5 Kegunaan Program...................................................................... 1
BAB II GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA ...................3
BAB III METODE PENDEKATAN ................................................ .5
BAB IV PELAKSANAAN PROGRAM.......................................... .6
4.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan.................................................. .6
4.2 Tahapan Pelaksanaan................................................................... .6
4.3 Instrumen Pelaksanaan................................................................. .7
4.4 Rancangan dan Realisasi Biaya...................................................8
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN............................................ .9
5.1 Strategi Pelaksanaan................................................................... .9
5.2 Tahap Promosi Produk............................................................... .9
5.3 Pengamatan Kesesuaian Konsumen............................................ .9
5.4 Pemasaran.................................................................................. .9
5.5 Respon Konsumen dan Pedagang............................................... .9
BAB VI KESIMPULAN DAN SARAN........................................... 10
6.1 Kesimpulan.................................................................................. 10
6.2 Saran........................................................................................... 10
LAMPIRAN
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Indonesia merupakan sebuah negara Agraris yang mana pertanian merupakan komoditas terbesar di Indonesia. Hal ini disebabkan karena sebagian besar wilayahnya yang subur sehingga berbagai jenis tanaman dapat tumbuh dengan baik, salah satu diantaranya adalah sukun. Sejauh ini sukun hanya dikenal sebagai tanaman pekarangan saja, dimana pemanfaatannya belum dikembangkan secara maksimal. Padahal sukun merupakan tanaman yang mudah tumbuh hampir di semua tipe lahan dan jenis tanah di Indonesia. Salah satu manfaat dari sukun ini sendiri adalah sukun dapat diolah menjadi tepung. Seperti kita ketahui saat ini harga tepung terigu yang semakin bertambah mahal, alangkah baiknya jika kita dapat memanfaatkan tepung sukun tersebut sebagai bahan makanan alternatif pengganti tepung beras. Disamping secara ekonomi lebih terjangkau dan mudah untuk mendapatkannya. Masyarakat pun dapat mengolahnya dengan mudah.
Mencermati hal tersebut, kami membuat sebuah program kreativitas mahasiswa dalam bidang kewirausahaan dengan judul "Tepung Sukun Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Tepung Beras di Kabupaten Malang". Kami membahas masalah ini karena fakta yang ada di lapangan menunjukkan semakin naiknya harga tepung terigu. Berdasarkan uraian di atas, kami berinisiatif untuk membuat salah satu bahan makanan alternatif pengganti beras yaitu dengan memanfaatkan sukun. Agar masyarakat dapat memenuhi kebutuhan bahan makanannya dengan mudah dan lebih terjangkau. Selain itu, agar meningkatkan kreativitas mahasiswa.
1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang ada, rumusan masalah dalam program ini adalah:
1. Bagaimana memproduksi tepung sukun dari bahan mentah sukun?
1. Bagaimana pengemasan tepung sukun?
2. Bagaimana memasarkan hasil produksi tepung sukun sehingga memperoleh profit?
3. Apa manfaat bagi masyarakat Kabupaten Malang dan mahasiswa?
1.3 Tujuan Program
Adapun program ini bertujuan untuk :
1. Mengetahui cara memproduksi tepung sukun.
2. Mengetahui pengemasan tepung sukun.
3. Memprodusi tepung sukun sehingga memperoleh profit.
4. Memberikan manfaat bagi masyarakat di Kabupaten Malang dan mahasiswa.
1.4 Luaran yang Diharapkan
Pengolahan sukun ini diharapkan menghasilkan tepung sukun yang dikemas menarik ukuran ½ kg, ¼ kg dengan harga jual antara Rp. 2000,00 - Rp. 4000,00, sehingga terjangkau oleh masyarakat, khususnya bagi masyarakat menengah ke bawah. Kemasan yang dipergunakan adalah plastik dengan sablon yang menarik, sehingga mempunyai nilai jual tinggi.
1.5 Kegunaan Program
Kegunaan program yang berjudul "Tepung Sukun Sebagai Bahan Alternatif Pengganti Tepung Beras di Kabupaten Malang"yaitu:
A. Bagi mahasiswa
1. Dijadikan sebagai sumber inspirasi untuk dapat mendayagunakan semua sumber daya alam yang ada.
2. Membentuk mahasiswa yang berpola pikir kritis dan ilmiah sehingga mampu menghasilkan produk yang berguna.
B. Bagi masyarakat
1. Masyarakat memperoleh informasi baru tentang buah sukun dan nilai gizi sukun.
2. Membuka lapangan usaha baru sehingga dapat mengurangi jumlah pengangguran dan mampu menambah jumlah pendapatan masyarakat.
3. Membentuk masyarakat yang kreatif dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada disekitarnya.
.
BAB II
GAMBARAN UMUM RENCANA USAHA
Tepung sukun merupakan hasil olahan buah sukun, umumnya buah sukun hanya dinikmati dengan cara menggoreng dagingnya. Hal ini kurang bernilai jual terlebih lagi tingkat ketahanan buah sukun yang tidak terlalu lama. Sukun (Artocarpus communis) merupakan bahan pangan alternatif yang kini mulai populer dan dikembangkan di berbagai daerah. Agar dapat disimpan lebih lama sebagai bahan pangan, buah sukun dapat diolah menjadi gaplek sukun, tepung sukun, pati sukun, dan tape sukun. Dengan adanya bahan-bahan dasar tersebut, maka aneka panganan dengan bahan baku sukun dapat dibuat dan dinikmati setiap saat.
Selain karbohidrat, protein, dan lemak, sukun juga mengandung vitamin B1, B2, dan vitamin C, serta mineral (kalsium, fosfor, dan zat besi). Kandungan air dalam buah sukun cukup tinggi, yaitu sekitar 69,3 %. Dengan kandungan gizi cukup baik inilah, buah sukun meskipun diolah menjadi tepung tetap memiliki kandungan gizi yang baik.
Tabel 1. Komposisi Zat Gizi Sukun per 100 g bahan
Zat Gizi
Sukun Muda
Sukun Tua
Tepung Sukun
Karbohidrat (g)
9,2
28,2
78,9
Lemak (g)
0,7
0,3
0,8
Protein (g)
2,0
1,3
3,6
Vitamin B1 (mg)
0,12
0,12
0,34
Vitamin B2 (mg)
0,06
0,05
0,17
Vitamin C (mg)
21,00
17
47,6
Kalsium (mg)
59
21
58,8
Fosfor (mg)
46
59
165,2
Zat besi (mg)
-
0,4
1,1
Sumber: FAO, 1972
Keberadaan buah sukun, khususnya di Jawa Timur masih kurang dimanfaatkan contohya di daerah Gunung Gumitir Jember-Banyuwangi. Meskipun buah ini merupakan buah musiman tetapi ketersediaannya di alam cukup banyak, terlebih lagi jika musimnya tiba. Jika tidak segera diolah buah ini akan busuk dan tidak ada gunanya. Pengolahan buah sukun menjadi tepung akan memberikan nilai positif bagi masyarakat.
Pemasaran tepung ini sendiri masih dipusatkan di Kabupaten Malang, karena usaha ini membutuhkan kerjasama tim yang masing-masing anggotanya merupakan mahasiswa UM sehingga hanya dapat dikerjakan di sekitar Malang Raya. Kabupaten Malang yang wilayahnya jauh lebih besar dari Kota Malang akan memberikan peluang yang lebih baik dalam segi pemasaran.
Tepung yang akan dipasarkan memilki berat ¼ kg dengan harga Rp. 5000,00 dengan biaya produksi sebesar Rp. 4000,00 sehingga memiliki keuntungan per bungkusnya sebesar Rp. 1000,00. Harga ini termasuk lebih mahal dari tepung beras tetapi keunggulan tepung sukun baik dari gizi dan rasa tidak diragukan lagi. Jika usaha ini ditekuni terus-menerus dan menghasilkan tepung sukun yang berkualitas maka modal awal dari usaha ini akan dapat kembali dan akan memberikan keuntungan. Peluang keberlanjutan usaha ini dapat dijelaskan melalui cash flow di bawah ini:
Rencana Arus Kas
(Tepung Sukun "AMURER")
Bulan Maret-Mei 2009
Maret
April
Mei
A
PENERIMAAN
Penerimaan Penjualan + saldo bulan sebelumnya
Rp. 500.000
Rp. 2.101.000
Rp. 3.098.000
Penerimaan Pinjaman
Rp. 5.000.000
Rp. 1.000.000
-
Sub Total Penerimaan
Rp. 5.500.000
Rp. 3.101.000
Rp. 3.098.000
B
PENGELUARAN
Pembelian Peralatan
Rp. 3.200.000
-
-
Pembelian Bahan Baku
Rp. 300.000
Rp. 300.000
Rp. 300.000
Pembelian Bahan Pembantu (plastik)
Rp. 70.000
-
-
Transport (Pengiriman Produk dan pembelian bahan baku)
Rp. 134.000
Rp.133.000
Rp. 133.000
Biaya Observasi
Rp. 100.000
-
-
Biaya Pemeliharaan
Rp. 25.000
Rp. 25.000
Rp.25.000
Biaya Promosi
Rp. 50.000
Rp. 25.000
Rp. 25.000
Biaya Administrasi Lain-Lain
Rp. 20.000
Rp. 20.000
Rp. 10.000
Sub Total Pengeluaran
Rp. 3.899.000
Rp. 503.000
Rp. 493.000
C
SELISIH KAS
Rp. 3.899.000
Rp. 503.000
Rp. 493.000
D
SALDO KAS AWAL
Rp. 1.601.000
Rp. 2.598.000
Rp. 2.605.000
E
SALDO KAS AKHIR
Rp. 5.500.000
Rp. 3.101.000
Rp. 3.098.000
KETERANGAN:
Nilai penerimaan bulan kedua merupakan hasil dari penjualan dan saldo akhir bulan sebelumnya. Sama halnya dengan bulan berikutnya. Jika barang belum seluruhya terjual maka barang tersebut tetap masuk sebagi stok barang dan penerimaan.
BAB III
METODE PENDEKATAN
Tepung sukun berasal dari gaplek sukun. Adapun proses pembuatan gaplek sukun adalah pertama buah sukun yang tua yang telah dikupas bersih kemudian dipotong-potong. Potongan tersebut selanjutnya diiris tipis-tipis. Irisan buah sukun kemudian dihamparkan di atas nampan untuk dijemur di bawah terik matahari. Agar proses pengeringan gaplek sukun merata dan tidak mudah terkontaminasi olah jamur karena lembab, maka setiap tiga jam sekali perlu dibalik. Pada saat musim kemarau, saat terik matahari benar-benar optimal penjemuran dapat dilakukan selama tiga hari. Pada saat musim penghujan proses penjemuran diubah menjadi proses pengeringan menggunakan oven. Untuk pembuatan tepung sukun itu sendiri ialah gaplek sukun yang sudah kering digiling dan diayak dengan ayakan halus.
Permasalahan dan penyelesaianya antara lain:
a. Teknis
Karena kurangnya penyinaran matahari maka dalam proses pengeringan digunakan mesin pengering yaitu oven yang terdiri dari oven berukuran sedang, kompor dan Elpiji.
b. Organisasi Pelaksana
Masing-masing anggota pelaksana mempunyai jadwal perkuliahan yang padat dan berbeda sehingga pembuatan tepung sukun hanya dapat dilakukan pada hari libur perkuliahan.
c. Keuangan
Dana yang digunakan selama proses pembuatan tepung sukun adalah dana sendiri karena dana dari pusat belum cair. Sehingga kekurangan dalam proses produksi mempergunakan dana pinjaman.
Dari permasalahan-permasalahan di atas tim mengupayakan untuk dapat menyelesaikan secara tepat dengan demikian program ini dapat tetap mencapai tujuan dan berkelanjuatan dalam usaha.
BAB IV
PELAKSANAAN PROGRAM
4.1 Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Dilaksanakan pada:
Tanggal : 10 Maret - 15 Juni 2009
Pukul : 08.00 - 17.00 WIB
Tempat : Rumah ketua tim dan pasar-pasar Kabupaten Malang
4.2 Tahapan Pelaksanaan
Tahapan pelaksanaan kegiatan kewirausahaan ini adalah sebagai berikut:
No.
Kegiatan
Waktu
Tempat
1.
Rapat Tim
10 Maret 2009
1 April 2009
14 Mei 2009
5 Juni 2009
Rumah ketua pelaksana
2.
Pembelian bahan baku
12 Maret 2009
5 April 2009
15 Mei 2009
Sepanjang jalan gunung kemitir dan pasar-pasar yang ada di Kediri
3.
Proses pembuatan tepung sukun
14 &15 Maret 2009
4 &5 April 2009
16 &17 Mei 2009
Rumah ketua pelaksana
4.
Promosi tepung sukun
14 Maret 2009
15 Maret 2009
16 Maret 2009
17 Maret 2009
Pasar Singosari
Pasar Kepanjen
Pasar Karangkates
Pasar Ngantang
5.
Pemasaran tepung sukun
20 Maret 2009
21 Maret 2009
22 Maret 2009
27 Maret 2009
28 Maret 2009
29 Maret 2009
11 April 2009
12 April 2009
19 April 2009
24 April 2009
26 April 2009
1 Mei 2009
3 Mei 2009
9 Mei 2009
17 Mei 2009
23 Mei 2009
30 Mei 2009
6 Juni 2009
7 Juni 2009
13 Juni 2009
Pasar Singosari
Pasar Singosari dan Pasar Lawang
Pasar Lawang
Pasar Kepanjen
Pasar Kepanjen
Pasar Kepanjen
Pasar Dampit
Pasar Dampit
Pasar Kasembon
Pasar Ngantang
Pasar Ngantang
Pasar Singosari
Pasar Lawang
Pasar Kepanjen
Pasar Wajak
Pasar Wajak
Pasar Bululawang
Pasar Sumberpucung
Pasar Sumberpucung
Pasar Kepanjen
6.
Penyusunan laporan
14 Mei 2009
12 Juni 2009
13 Juni 2009
Rumah ketua pelaksana
Kost Eka
Rumah ketua pelaksana
4.3 Instrumen Pelaksanaan
Perencanaan penggunaan instrumen didasarkan pada jenis-jenis kebutuhan disetiap tahapan pembuatan produk. Berikut ini disajikan tabel instrumen pelaksanaan yang digunakan selama pembuatan.
Peralatan
Bahan
Perlengkapan
a. Mesin penggiling
b. Pisau
c. Nampan
d. Timbangan
e. Ayakan
f. Alat sablon
g. Kompor
h. Oven
i. Elpiji
a. Buah sukun
a. Plastik
b. Cat
c. Kamera
4.4 Rancangan dan Realisasi Biaya
Rancangan dana yang diperlukan
• Buah sukun = Rp. 500,- x 1200 = Rp. 600.000,-
• Plastik ¼kg = Rp. 6.000,- x 2 = Rp. 12.000,-
• Plastik ½kg = Rp. 6.000,- x 1 = Rp. 6.000,-
• Pisau = Rp. 5000,- x 2 = Rp. 10.000,-
• Nampan = Rp. 6000,- x 4 = Rp. 30.000,-
• Ayakan halus = Rp. 5000,- x 2 = Rp. 10.000,-
• Mesin Penggiling = Rp. 1.600.000,- x 1 = Rp. 1.600.000,-
• Oven pengering = Rp. 1.600.000,- x 1 = Rp. 1.600.000,-
• Alat Sablon dan cat = Rp. 800.000,- x 1 = Rp. 800.000,-
• Mesin pres plastik = Rp. 550.000,- x 1 = Rp. 550.000,-
• Solar = Rp. 100.000,-
• Gaji tenaga kerja (1 orang) = Rp. 400.000,-
• Transportasi pengiriman barang = Rp. 182.000,-
Dana transportasi
• Untuk survey lapangan = Rp. 25.000,- × 4 = Rp. 100.000,-
TOTAL BIAYA = Rp. 6.000.000,-
Realisasi biaya
• Buah sukun = Rp. 3000,- x 300 = Rp. 900.000,-
• Plastik sampel kg = Rp. 6.000,- x 2 = Rp. 12.000,-
• Plastik ½kg = Rp. 14.500,- x 6 = Rp. 58.000,-
• Pisau = Rp. 5000,- x 2 = Rp. 10.000,-
• Nampan = Rp. 6000,- x 4 = Rp. 30.000,-
• Ayakan halus = Rp. 5000,- x 2 = Rp. 10.000,-
• Timbangan =Rp. 77.000,-x1 = Rp. 77.000,-
• Mesin Penggiling = Rp. 1.600.000,- x 1 = Rp. 1.600.000,-
• Oven pengering (kompor,elpiji,oven) = Rp. 1.600.000,-
• Alat Sablon dan cat = Rp. 800.000,- x 1 = Rp. 800.000,-
• Sewa Mobil(untuk mengangkut sukun) = Rp. 250.000,-
• Solar = Rp. 150.000,-
• Bensin (1 sepeda motor,mobil pengangkut) = Rp. 168.000,-
• Pengetikan = Rp. 25.000,-
• CD dan Kertas manila = Rp. 10.000,-
• Print out dan Spidol = Rp.50.000,-
• Afdruk foto = Rp. 100.000,-
• Pembuatan Poster = Rp. 50.000,-
• Untuk survey lapangan = Rp. 25.000,- × 4 = Rp. 100.000,-
TOTAL BIAYA = Rp. 6.000.000,
BAB V HASIL DAN PEMBAHASAN
5.1. Strategi Pelaksanaan
Pada saat kami melaksanakan program kewirausahaan tepung sukun, kami melakukan strategi-strategi sebagai berikut:
1. Kami melakukan program ini dengan mengawali rapat tim dan pembagian tugas.
2. Rapat yang kami lakukan membahas tentang ketersediaan bahan baku, waktu pelaksanaan pembuatan tepung, strategi pemasaran, promosi yang akan dilakukan, dan cash flow dari program ini.
3. Pelaporan kegiatan tim dilaporkan tiap minggu disertai dengan hasil yang telah dicapai.
5.2. Tahap Promosi Produk
Mempromosikan tepung sukun Amurer ini tidak dapat langsung memberikan tepung tersebut pada calon konsumen melainkan dengan membuat berbagai macam bentuk jajanan tradisional berbahan dasar tepung sukun. Promosi ini dilakukan dibeberapa tempat baik di pasar-pasar maupun pemukiman penduduk yang ada di wilayah Kabupaten Malang. Promosi awal ini dilakukan untuk uji minat pasar dan mengenalkan produk yang ditawarkan. Sekaligus mencari segmen pasar yang sesuai dengan produk tersebut.
5.3. Pengamatan Kesesuaian Konsumen
Promosi yang dilakukan memberikan beberapa masukan bagi tim, termasuk kesesuaian pangsa pasar yang akan dituju. Harga yang ditawarkan untuk ¼ kg tepung ini sebesar Rp 5.000, hal ini mengakibatkan hanya kalangan masyarakat ekonomi menengah ke atas yang mampu membeli. Terlebih lagi beberapa masyarakat yang kami temui dalam proses promosi ini mengkritik harga yang cukup mahal meskipun kami telah mengemukakan keunggulan tepung sukun Amurer, yaitu lebih renyah dan memiliki nilai gizi tinggi.Beberapa masyarakat yang telah kami temui dalam promosi lebih dari 50% mengatakan tepung ini cukup mahal, tetapi mereka merasa puas dengan rasa yang dihasilkan jajanan dari bahan tepung sukun.
5.4. Pemasaran
Setelah masa promosi produk, tim melaksanakan pemasaran di beberapa pasar yang berada di Kabupaten Malang, yaitu menawarkan kebeberapa toko. Setelah 2 minggu tepung tersebut dititipkan tim akan mengecek apakah ada yang terjual. Untuk tepung sukun yang belum laku terjual dicatat sebagai stok barang untuk bulan berikutnya Keuntungan yang diperoleh setiap bulannya berkisar Rp.100.000 yang merupakan keuntungan bersih setelah dikurangi biaya produksi, sedangkan untuk kerugiannya terdapat pada saat proses produksi yaitu terkadang pada saat pembuatan gaplek sukun hasilnya tidak memuaskan karena proses pengeringan yang kurang maksimal yang mengakibatkan gaplek sukun tersebut tidak dapat diolah menjadi tepung sukun..
5.5 Respon Konsumen dan Pedagang
Respon dari para konsumen beragam 20% merasa puas dan 30% biasa-biasa saja dan 50% mengeluhkan mahalnya harga. Respon pedagang cukup baik sebab kami memberikan untung sebesar Rp. 500/bungkusnya, terlebih-lebih beberapa pedagang tidak hanya menjual tetapi ikut mempromosikan.
BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN
6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil program kewirausahaan tepung sukun sebagai alternatif pengganti tepung beras di kabupaten Malang maka dapat disimpulkan bahwa:
a. Anggota tim cekatan, ulet dan mampu memproduksi tepung sukun dibuktikan dengan keterlibatan seluruh anggota mulai dari tahap persiapan hingga tahap penyelesaian laporan akhir.
b. Produk yang dihasilkan berupa tepung sukun Amurer masih kurang mendapat dukungan dari konsumen karena hrga yang ditawarkan cukup mahal.
c. Pihak pedagang yang pemasaran cukup mendukung dengan ikut mempromosikan.
6.2 Saran
Adapun saran yang dapat diberikan demi penyempurnaan program kewirausahaan tepung sukun Amurer di kabupaten Malang adalah:
a. Perlunya kerjasama yang lebih baik antara tim PKMK.
b. Perlunya waktu cukup banyak untuk melaksanakan program ini sehingga tidak terjadi kesalahan komunikasi antara anggota kelompok yang satu dengan yang lain.
c. Perlunya kerja sama dengan beberapa swalayan dan koperasi konsumen sehingga produk ini tidak hanya dipasarkan di pasar tradisional.
d. Perlu adanya pembelajaran lebih lanju tentang usaha kecil rumah tangga, sehingga usaha ini dapat terus berlanjut.
Buah sukun (Artocarpus communis) merupakan bahan pangan alternatif yang cukup prospektif untuk dikembangkan diberbagai daerah. Kandungan gizi buah sukun cukup baik. Selain karbohidrat, protein, dan lemak, buah sukun juga mengandung vitamin B1, B2, dan vitamin C, serta mineral (kalsium, fosfor, dan zat besi). Kandungan air dalam buah sukun cukup tinggi, yaitu sekitar 69,3 %.
Buah sukun segar bisa langsung dimanfaatkan sebagai bahan pangan dengan cara direbus, digoreng maupun dibakar. Namun selain itu, ternyata buah sukun juga enak jika diolah menjadi aneka jenis roti. Dengan mengolah buah sukun menjadi aneka jenis roti maka dapat meningkatkan nilai ekonomisnya. Sebelum dibuat menjadi aneka roti buah sukun terlebih dahulu dibuat menjadi tepung.Daging buah yang telah dikeringkan dapat dijadikan tepung dengan kandungan pati sampai 75%, 31% gula, 5% protein, dan sekitar 2% lemak.
1. Pengolahan Buah Sukun Menjadi Tepung Sukun :
• Pilih buah sukun yang sudah tua.
• Kupas kulitnya dan potong – potong menjadi ukuran yang lebih kecil.
• Lakukan pemblansiran (5-10 menit).
• Dijemur hingga kering.
• Sukun kering ditumbuk.
• Diayak dan dibersihkan.
• Dijemur sampai menjadi tepung yang bersih.
Biasanya pada musim kemarau penjemuran menghabiskan waktu 3 hari. Tujuan dari pemblansiran atau pengukusan adalah untuk menghindari warna coklat pada buah sukun yang telah dikupas.
2. Pembuatan Aneka Roti Dari Tepung Sukun
a. Roti tart tepung sukun
Bahan-bahan yang digunakan :
8 butir telur, 2 ons gula pasir, 2 ons tepung sukun, 1 sendok makan avalet, 2 ons mentega dicairkan, 1 sendok makan panili
Cara pembuatan :
• Kocok telur dan gula hingga mengembang.
• Masukkan ovalet, bubuk powder, tepung sukun,dan mentega, kemudian kocok hingga rata.
• Tuangkan ke dalam loyang yang telah diolesi mentega.
• Bakar hingga kuning kemudian diangkat,selanjutnya bisa dihias sesuai dengan selera/seni dengan butter cream yang telah diberi warna sesuai selera.
b. Bolu Sukun
Bahan –bahan yang digunakan :
1 gelas tepung sukun,4 butir telur,1,5 ons gula, 1 bungkus panili, 1,5 ons mentega cair.
Cara Pembuatan :
• Campur telur, gula, ovalet, panili kemudian dikocok hingga warnanya putih.
• Masukkan tepung sukun kedalam kocokan pertama, kemudian dikocok lagi pelan-pelan dan diberi mentega dan diaduk sampai merata. Kemudian dimasukkan ke dalam loyang yang sudah diolesi mentega kemudian dibakar hingga matang.
• Setelah matang dipotong-potong lalu dibakar hingga kering.
c. Donat Sukun
Bahan-bahan yang digunakan :
1 buah sukun,150 g gula pasir,0,25 gr tepung terigu, 1 butir telur, 100 g mentega, misis dan minyak mentega secukupnya.
Cara Pembuatan :
• Kupas buah sukun.
• Cuci kemudian di kukus lalu dihaluskan.
• campur sukun dengan telur, gula, tepung terigu, dan aduk sampi tidak lengket.
• Bentuk adonan menjadi donat dan goreng sampai warna kecoklatan kemudian tiriskan.
• Setelah dingin olesi dengan mentega kemudian taburi dengan gula halus dan misis.
3. Pengemasan.
• Buatlah kemasan dari plastik untuk membungkus bolu dan donat sukun.
• Untuk 3-4 donat dibungkus jadi satu dalam wadah karton.
• Jangan lupa untuk setiap kemasan diberi cap atau logo perusahaan. Atau yang paling sederhana sekalipun tetap cantumkan nama dan alamat yang bisa dihubungi untuk pemesanan.
4. Pemasaran
• Anda bisa mencetak brosur-brosur dalam kertas biasa saja yang bisa anda sebarkan melalui instansi, warung-warung, pertemuan arisan, kost-kostan dan lainnya. Prinsipnya adalah semakin banyak orang yang mengnal produk anda akan sangat membantu dalam pemasaran.
• Anda bisa membuat kerjasama dengan toko roti atau katering untuk menambahkan produk anda dalam menu mereka.
• Anda bisa kerjasama dengan warung burjo atau instansi untuk menjualkan barang anda dengan sistem konsinyasi.
• Anda bisa gunakan teori marketing lama yang terbukti efsien yaitu viral marketing atau getok tular. Prinsipnya adalah pemasaran dari mulut ke mulut. Pastikan produk anda memuaskan pelanggan anda otomatis mereka akan menyebarluaskan produk anda dengan senang hati.
5. Administrasi dan Keuangan
• Sekecil apapun bentuk organisasi usaha anda pastika anda mempunyai administrasi yang teratur walaupun sederhana.
• Siapkan buku kas untuk mencatat semua aliran uang yang keluar maupun aliran masuk.
• Buatlah nota untuk setiap transaksi untuk memudahkan anda melacak kemana aliran uang anda.
• Catatlah setiap transaksi dan patikan anda mengecek tiap harinya, sebab jika anda tidak tiap hari mengecek anda akan kebingungan melacak aliran uang anda.
• Jika memungkinkan sewalah seorang lulusan SMK yang mengerti tentang pembukuan, ini akan memudahkan anda dalam controling perusahaan.
Diolah dari berbagai sumber
Sumber gambar: http://bisnisukm.com/wp-content/uploads/2008/12/sukun.jpg
Beritahukan ke teman anda..
Arus SMANGATTT (^_^)....(^_^)..... Save my in YOUR Memory EnTEr IN yOUr mEMOrY DON't Forget ME
Minggu, 09 Januari 2011
Sabtu, 01 Januari 2011
CERPEN
GORENGAN “WECI CINTA” RASA LIMON TEA
Pagi yang cerah dengan matahari yang bersinar terang. Jam sudah menunjukkan pukul 06.00WIB, saatnya heltik berangkat ke sekolah. Saat di tengah perjalanan menuju sekolah, tana sengaja heltik bertemu dengan teman-temannya di jalan, akhirnya heltik berangkat dengan teman-temannya dengan naik sepeda.
Ketika sampai di sekolah tak segan-segan heltik segera menuju kelasnya 9A saat melalui kelas di 9A, ternyata ada anak-anak laki-laki yang menghadang. Kemudian satu dari sekumpulan anak laki-laki itu menyapa heltik “ Hai.. mbak oleh kenalan Nggak???” Assalamualikum Mbak???”, kemudian Heltik menjawab dan segera pergi ke kelasnya. Dengan kompaknya teman anak-anak di sekitarnya menyoraki mereka berdua. Heltyk pun tersipu malu dengan wajah yang memerah merona wajahnya semakin tampak memerah ketika salah satu anak di sekitarnya berkata “ hayo heltik, ada apa hayo!!??” dengan wajah yang memerah heltik menjawab”nggak….Nggak”.
Saat di kelas, heltyk melihat teman-temanya sedang mengobrol. Ternyata mereka di sana sedang membahas tentang sinetron yaitu Inayah yang ada di indosiar saat Heltik berjalan menuju segerombolan perempuan salah satu darianak itu berkata ”Hai lihat inayah udah datang “heltik menjawab “waduh inayah terus sih yang di bahas”. Nggak ada yang lain apa???.(Tito berkata sambil memandang teman-teman di sekelilingnya) Dias pun berkata “ya udah Ari aja Ari nya ok” sita menjawab” ok lah friends.
Seperti biasa, istirahat pertama anak-anak pergi ke kantor ketika berjalan menuju katin Ari langsung menghadangnya, dia berkata” mbak assalamualaiukum?? (berharap heltik akan menjawab salamnya itu) ternyata heltik menjawab salamnya. Kemudian showad berkata “hai inaya?? Titis berkata “ kanjeng dosonya kamu ya What??”(Tanya Tities kepada showad,showad menjawab “ ya udahlah terima nasib “ heltik dan temannya menuju kantin.
Ketika jam masuk kelas kurang dari 15 meni,heltik cepat-cepat menuju kelas 9A tapi Ari dan showad siap menyambut kedatangannya heltik showad berkata ” Hey Heltik, sini loh “ (showad menyapa heltik sambil melambaikan tangannya), dengan tidak sengaja heltik dan Showad berbincang-bincang Ari pun ikut berbincang-bincang bersama mereka bersama mereka di sela perbincangan Ari dan Heltik, showad dengan sengaja membiarkan mereka berdua di sela perbicangan itu Ari menawari heltyk gorengan Heltyk berkata” itukan bahan dasarnya wortel yak an ?? “ (ary berkata dengan maksud bercanda). Jawab heltik “ nggak aku takut” dengan spontannya Ari berkata “ pa kam takut sama weei…. Seorang Heltik ternyata takut ma weei……..ha…ha…” (jawabnya dengan tertawa) heltik menyangkal “ nggak aku nggak takut, Cuma kalau makan itu pasti maunya sama cabe” jawab Ari lagi ” oh gitu…. Ya udah gak papa ko!”
Bel masuk kelas pun berbunyi. “ saatnya pelajaran dimulai, harap para siswa siswi masuk kelas masing-masing” Ari berkata ” Eh hel nanti bisa ngomong lagi Nggak??” jawabnya ary “ok nanti ku tunggu ok…….??” (jawabnya dengan senyum manis) heltik berjalan dengan senyum malu.
Bunyi bel istirahat pertama berbunyi” saatnya istirahat pertama di mula’ dengan tergesa-gesa ary menuju kelas 9a, ternyata anak-anak di kelas itu belum istirahat. Terpaksa ary menunggu anak-anak keluar.
15 menit kemudian anak-anak 9A keluar Heltik pun segera menemui ary didepan kelasnya.dia berkata ” Ari maaf ya, kamu sudah nunggu lama? (berkata dengan wajah yang gelisah)’’adu nggak papa lge” jawabnya. Tities temnnya berkata “oh ini ttha yang buat kamu gelisah tadi” pantas ada mas Aryonya sih?” (berkata sambil menyindir mereka berdua). Irma berkata (perkataanya membuat mereka semakin tersindir).sahut mirzai’’awas-awas”. Titis berkata lagi”what kamu jangan nganggu dong” (Tanya titis kepada showad), jawabnya “ya udahlah….. ya emang kenapa,… dia juga sahabatku” sahut Tities ok kita juga pergi…. Yo temen-temen!! “ (tities mengajak teman-emannya pergi’) lalu Heltik ikut pergi, kemudian Ari memanggil Heltik “ hei Heltik sii aja loh “ jawab Heltik ‘ emang kamu da perlu apa sih?? (katanya sambil berjalan menuju Ary). Jawab Ari ” aku boleh kenalan “ jawab Heltik “apa kenalan kan kita udah kenal,…. Kok sekarang mau kenalan?? (katanya dengan penasaran)” eh liat di bawah tu ada kodok’ (Ari bercanda dengan menunjukkan tangan ke bawah).dengan spontan dia kaget “ ah….ah…(sambil teriak ketakutan ) jawab Ari “ ha….ha.. (ary terawa) “jawab Heltik “ oh….jadi Cuma ngajak bercanda…. Ya udah ku pergi “jawab Ari ” eh…. Jangan pergi dong…. Ya udah kali ini kuserius” (katannya dengan meyakinkan Heltik).
Heltik berjalan menuju lab computer, lalu Ari mengikutinya, Heltik berkata”loh kamu kok ngikuti aku sih! Jawabnya’ loh ku kan uda janjian ma u ?” jawab lagi Heltik “ ya uda ngomong aja’, Tanya apa terserah sebagai narasumber yang baikkan harus ngerti reporternya” (jawab heltik bercanda) sahut ary ” ya kamu jangan marah dong “ ya uda ku ngomong”
Disaat suasananya sedikit redah ary berkata” lalu belmasuk berbunyi “ saatya peajaran akan dimulai’’ Tanya Heltik” Ari udah bel masuk….masuk sana?? Jawab Ari ”oh jadi u ngusir aku” sahutnya “ya nggak’ jawab Ari lagi “ eh tajinan mana sih” jawab Heltik ” ya uda nanti aja ngobrolnya di terusi ok” jawab Ari “0k, pulang sekolah di Xerok depansekolah oke” (tanyanya yang penhuh harapan). Jawab Heltik ”ok q tunggu” (jawabnya dengan senyum dan wajah yang memerah)
Tanpa terasa el pulang berberganti “saatnya pelajaran berakhir, selamatt jumpa dari esok hari”. Terdengar bel itu anak-anak bersiap-siap merapikan bukunya dan berdoa dengan tidak sabar pada Heltik berjalan ke Xerox depan sekolah.
Seperti yang disepakati Ari datang menghampiri heltik di Xerox, dia berkata “hay….hey …maaf lama??? jawab Heltik ”oh nggak apa-apa kok!!! Sahut Tities”waduh ada berita baru ne…. ehm….ehm…. !!! Tanya tities kepada ari “ari gimana positif pa negative??? Sahut Heltik”apaan sih??? Tanya ari lagi “hei…. Kamu mau pulangkan??” nggak kok??(jawabnya dengan menyanggkal)dita berkata ”pa sih ari kamu mau nganter heltik kan???”apaan sih nggak tadi dia mau ngomong ma aku “ Dita’ oh yach??? (Tanya dengan gurau).
Ari mncari empat duduk lalu ary memanggilnya, Heltik pun berjalan memenuhi panggilannya heltik berkata “mau ngomong apa?? Sahut ari” loh kamu kok kesini? Sahut heltik lagi” kamu tadi nyuruh aku ke sini ?? (tanyanya dengan marah) sahut ary lagi” nggak aku tadi nggak nyuruh kamu ke sisni aku tadi manngil dida ! jawab heltik” ya udah, kamu orang yang ngeselin banget! “katanya dengan sangat marah, sahut Ari ‘jawab heltik “ kurang kerjaan banget sich ?? jawab ari “ya kuminta ma’af hel??”
Kemudia terlihat angkotan berjalan ke utara dengan cepat hingga heltik berlari bermaksud memanggil anngkot itu namun angkotnya terlau cepat, akhirnya ary “berkata ‘ada apa ce hel”? jawabnya”angkotnya uda nggak ada….gara-gara kamu ne! (katanya seola ari yang menyebabkan) sahut ari “ya udah ayo…ku anter pulang?? Jawabnya “nggak aku ke pasar aja dulu (katanya dengan menolak ajakan ari) akhirnya heltik berjalan kea rah selatan menuju pasar.
Dita menyamperi ary, berkata “toh gimana c kok di biarkan pergi gitu c ?? samperin dong, bro!! jawab ary “ya udah…Doain yo?? Ari pergi mengikuti Heltik di belakangnya sepeda motorsecara diam-diam.
Setelah hamper menunggu sekitar 10 menit. Ari mengajaknya untuk menantarnya pulang, “hel udah siang lho…..ayo wes ku anter ketimbang kepanasan disisni”(namun heltik tetap berkukuh keras menunggu) ayo ….. ne loh udah siang…..nggak mungkin ada angkotnya”(katanya dengan berharap heltik mau menerima ajakannya), beberapa menit anggkotnya tak kunjung terlihat.
Akhirnya heltik diantar pulang di perjalanan itu mereka saling berbincang-bincang. Walau pun tadi heltik masih marah tapi rasa marah dan benci itu berubah menjadi sebuah ke akraban. Di perbincangkan itu ari menanyakan no HP telponnya tapi heltik tetap tidak mau member nonya.
Keesokan hari ketika heltik menuju kelasnya selalu saja dihadang. “Assalamualaikum” sahut heltik “ waalaikum salam” “hei…. Inayah) sapa showad kepada heltik) diam-diam ary mengikuti di belakang “ mbak boleh kenalan nggak? Katanya terdengar mengherankan dalam hatinya berkata”uhh aneh banget sih”. Dari situla heltik mulai membenci ary karena selalu menggodanya tanpa habis-habisnya.
Namun perasaan benci itu sedikit demi sedikit hilang, ketika mendekati ujian nasional. Disaat semua siswa-siswi kelas tiga saling meminta ma’af dan restu agar lulus ujian akhir.
Setelah semua ujian selesai,saatnya para siswa-siswi berekreasi ke Yogyakarta ketika waktu beranggkat rekreasipun tiba tepat pada bulan mei tanggal 13, sekitar pukul 07.00 anak-anak berkumpul di sekolah. Akhirnya mereka berangkat pada pukul 09.00 WIB ke Yogyakarta.
Dari bus 7 pariwisata, Heltik naik di bus no 4. Malam semakin terasa dingin, tapi semua itu tak akan terasa.
Sewaktu perjalanan berangkat, dengan senangnya anak-anak bergurau sampai-sampai mereka tertidur larut malam. Sayangnya sekitar pukul 02.30 ,obil yang Heltik naiki mogok di jalan selama hampir 1 jam lebih. Akhirnya mobil yang dinaiki Heltik tertinggal jauh. Saat bus mogok, anak-anak pada tidur. Ya, maklumlah mungkin kecapaian, soalnya tadi malem merekabercanda larut malam. Keesokan sekitar pukul 5 pagi, kami turun untuk sholat subuh di masjid. Perjalanan pun dilanjutkan, akhirnya sampailah di Jogyakarta. Sesampai disana kami bergegas menuju restaurant elit di Yogja yang biasa dikunjungi para wisatawan untuk makan pagi. Sayangnya saat bus yang Heltik tempati tiba bus yang lain sudah mau berjalan menuju candi Borobudur. Untungnya bus itu mau menunggu, akhirnya anak-anak pun mandi untuk mengisi waktu.
Tidak lama kemudian, kami berangkat menuju candi Borobudur. Namun setelah tiba disanan Heltik dan teman-temannya masih mau mandi, setelah mandi mereka berjalan mengelilingi candi dan ke puncak candi. Ketika hendak berjalan ke puncak, ternyata disana ada yang nunggu, siapa lagi kalau bukan anak kelas 9 Bhe. Dengan kegetnya Heltik dan teman-temannya berkata, “waduh ada apa ne?” sahut Ary, “Eh, darimana aja se? Q nunggu lama banget??” Irma jawab, “loh … yang suruh nunggu itu capa?” sahut Ari lagi, “Mau ke puncak candi kan??” (katanya sambil membelokkan pertanyaan Irma). Akhirnya mereka semua berjalan ke puncak candi.
Di perjalanan ke puncak itu, kita harus bersabar dari jalan sempit itu kita harus berdesak-desakkan dengan orang lain. Dengan terpaksa jalannya harus satu-satu deh. Biar mereka nggak takut hilang, mereka saling bergandengan. Dita berkata, “Eh, cowok dulu pa cewek dulu??” sahut Showad “Ya pasti cewek dululah,” sahut dita, “ya wes Q duluan yach!??”. Dengan cepatnya Ari menggandeng tangan heltik dan heltik menggndeng tangan Tia, tapi gandengan tangan Tia terputus saat berdesak-desakan. Untungnya di belakang Tia ada anak-anak lain.
Akhirnya sampai juga di puncak candi. Dengan cepatnya mereka mengambil posisi gaya foto untuk kenang-kenangan. Ari berkata, “hei … gimana??” jawab Heltik “Pa ce???” sahut Ari lagi, “Nggak jadi estz …?”, lihat helme ma Titris disana nggak, mereka uda jadian loh,” sahut Heltik, “Oh, yach tha. Makanya Q heran banget mereka kok akrab githo”. Baru sebentar di puncak candi kami harus turun menuju bus. Sayangnya diperjalanan pulang kami terpisah.
Sesampai di bus tempat kami parker, Heltik main bertemu dengan Sofi. Kebetulan bus yang ditumpangi sama dengan bus yang dinaiki Ari. Saat Heltik masuk lewat pintu belakang berteme dengan Helme, dia berkata, “Loh … ary ne lo Heltik nyamperin kamu” sahut Heltik “Eh, nggak Q mau ketemu Sofi kok” jawab ( jawabnya dengan menyangkal)Sofi “Siapa cari aku?” sahut Heltik “Aku Sof, bukunya kamu bawakan??” (lalu heltik kembali ke bus). Tidak lama kemudian Ari dan Helmi ke tempat Tities dan Ari ke tempat Heltik. Tak lama kemudian bus akan berjalan ke keraton, “Eh, nggak kembali ke bus kamu tha?”Kata Heltik. Sahut Ari, “Nggak Q pengen di sini kok”. Saat diperjalanan anak-anak saling bercanda ria senamg gemmbira.,Walaupun panas matahari menyengat mereka masih saja tertawa cekakak-cekikik di bus. Suasana semakin meriah ketika anak-anak bernyanyi. Heltik berkata, “Hey, cowok ternyata .. bisa nyanyi juga ya??” (maksudnya menyindir Ari yang sedang mengikuti nyanyia The Virgin) “Yach, bisa tha. Mang kamu mau request lagu pa ce??? Khusus buat kamu seorang west”. Sahut Heltik “Oh, yeach really?? Up toyou OK!” sahut Ari “Ok, bro!” (weh … dengan lantangnya).
Suasana semakin seru ketika Ari mulai melantunkan lagu Hijau Daun “Sampai kau bicara” hingga anak-anak pun bertepuk tangan dan berkata “weh so sweet” Hei ituloh, gimana ce” (nyanyia yang dilantunkannya seolah menunjukkan isi hatinya).
“Bila saatnya ku temukan Indah dihatimu”
“Apakah nanti dirimu masihkah milikku”
“cahaya kasihmu menghiasi seluruh hatiku” dan seterusnya. Mendengar itu semua, Heltik merasa terharu sampai-sampai meneteskan air mata. Ari berkata “Eh, … nangis ya???” sahut Heltik “Nggak kok (bergegas mengusap air matanya). Kata Ari “Oh, nggak usa terpesona kayak githu dong mbak??”. Akhirnya sampailah di keraton Jogyakarta.
Saat turun dari bus menuju keraton, Heltik menjauhi Ari, karena Heltik merasa malu berjalan-jalan sambil melihat barang bersejarah. T ernyata mereka bertemu juga. Tapi saat berpapasan Heltik malah menghindar.
Saat semua kembali ke bus Ari menengok di bus yang Heltik tempati. Untungnya Heltik ada di tempatnya. Ari berkata, “Da pa ce dari tadi u kok menghindar terus??” (katanya penuh tanda tanya besar) “Ya, west lah … Q tak ke busku dulu ya. Assalamu’alaikum!”. Akhirnya perjalanan pun dilanjutka ke Malioboro. Tapi sebelum ke Malioboro, kami mampir di rumah makan untuk makan malam dan sholat Isya’. Selesai dari itu, kami menuju ke Maliobor. Iilah tempat para wisatawan menghabiskan waktunya untuk belanja. Semua turun di parker dan bergegas ke Malioboro.
Heltik dan teman-temannya berjalan-jalan di Malioboro. Dengan tiba-tiba Ari, Helme, Showad, Gale dan Eka di belakang kami. Karena Heltik mencoba menghindari Ari, Heltik berjalan di depan sendiri. Lalu teman-temannya meniggalkan Hetik di depan. Hingga Ari mengikuti Heltik di belakang Heltik. Saat ditengok ke belakang ternyata mereka meninggalkannya, hanya ada Ari di belakang. Ari berkata “Hey, sendirian tha mbak??” Heltik jawab “Loh anak-anak ke mana??? (dengan herannya Heltik bertanya). Akhirnya dengan perasaan deg-degan mereka berjalan berdua. Karen awaktu uda malam dan hanya diberi waktu 3 jam di malioboro, Ari mengajak kembali ke parker bus “Hei, ayo kembali ke parker bus” (ajak Heltik). “Loh teman-teman gimana??” jawab Ari lagi “Anak-anak mungkin loh uda pulang, soalnya mereka bilang aku suruh ngawasi kamu” jawab Heltik “Loh, mang aku masih kecil ya harus diawasi”. Ari berkata lagi “Ya, mungkin, soalnya ku nyuruh mereka buat ngawasi kamu, tapi mereka nggak bisa, ya uda ku aja yang ngawasi”. Jawab Heltik lage “Eh, … sok perduir amet kamu, pakek acara ngawasin aku”. Jawab Ari, “Ya iyalah aku khawatir tau??”. Ku nggak mau kamu kenapa-kenapa tau nggak! Pa lage seseorang yang mengisi hatiku saat ini”. Jawab Heltik, “Oh yach”. Sahut Ari, “Ya uda, ayo pulang ntar ditinggal loh, mungkin anak-anak juga ada di bus”.
Diperjalanan menuju parkir, mereka berbincag-bincang. Ditengah perjalanan Ari menyuruh Heltik berhenti sejenak. Ari menyuruh Heltik menunggunya. Saat kembali di tangan kanannya membawa sebuah boneka. Ari berkata, “Eh … boneka ini bukan buat kamu loh”. Jawab Heltik, “Eh, sapa yang ngarep-ngarep”. Sahut Ari, “Ya west ayo pulang”. Hampir sesampai di bus yang dinaiki Heltik, Ari berkata “Hei, maaf ya ne bonekanya buat kamu” sahut Heltik “maaf, loh katanya buat seseorang???” (sambil mengasihkan bonekanya) sahut ary” yaw seseorang itu kamu” sahut Heltik “Tapi” (jawab dengan herannya) Ari “Uda, terima Ok, da. Assalamu’alaikum!”lalu ary pergi ke tempat bisnaya diparkir.
Dimalam ke 3 itu, Ari mengirim SMS ke Heltik ”Hey Bro wih ada yang lagi seneng ne baru dapet boneka…. eh jangan tertawa dong, jelek tau (‘_’) he … he “(katanya dengan ngeledek) lalu heltik membalasnya dengan “Ya, udah terserah deh!! MAKACIH BAGET BWT BONEKANYA yawww????” lalu Ari membalasnya lagi. “(^-^’) hE.. Heee…”. Akhirnya ngucapin makacih juga … . Boneka 2 khusus bwt u … U suka warna hijau kan … 2 Q kash U warna hijau … Save in your hearth OK”. Kemudian nie dia mengirim sms lage “Eh, uda dulunya Q ucapin MET BOBOK AJACH Nice Dream “(‘’)” sayangnya SMSnya itu tidak dibalas ma he;tik.
Dipagi hari ketika akan menuju restaurant untuk makan pagi. Ari mengirim SMS lage “Eh, bilang aja klw U jg laper ce??”. Sesampai di rumah makan, dan saat hidangan makanan siap disantap, Ari mengirim SMS lage “Nggak ku uda nggak laper kok, coz U da dr sini”. Setelah semua selesai makan, kami segera pulang menuju ke sekolah dan kembali kerimah masing-masing.
Akhirnya setelah 3 hari rekerasi, seminggu lage, wisuda akan dilaksanakan di gedung GBU. 3 hari sebelum wisuda Ari ke rumah Heltik untuk mengambil Flashdisk. Ketika mereka bertemu Ari berkata “Eh, wajah kamu kok pucat, matanya merah lage. Uda nangis yach??” namun Heltik mengelak “Eh, uda nggak usah nangis. Aku tau kamu sedih soalnya sebentar lagi kit aberpisah kan?? (niatnya agar Heltik terpancing) jawab Heltik “Sapa yang nangisin kamu, aku cuma sedih aku kan nggak bisa ketemu sama temen-temen kayak waktu SMP dulu” Jawab Ari “Oh, sabar itu cobaan. Gimana pun juga kamu harus meneruskan sekolah kan. Jangan nangis OK…oh yach aku pulang ya. Assalamu’alaikum!”.
Sehari sebelum acara wisuda, disorenya anak-anak berkumpul untuk gladi bersih di gedung GBU Lawang Sari. Namun saat pulangnya hamper menjelang jam 7. Akhirnya Heltik menerima SMS dari aRi “Eh…U g’ masuk tha???” balasHeltik “Q masuk KQ. Ne Q ge di GBU”. Tak lama kemudian Ari kembali ke gedung GBU itu. Hingga Ari mengajaknya pulang.
Keesokan paginya acara wisuda pun dimulai. Ari mengirim sms lage “Eh, jangan nangis loh …” balesnya “Ya Q g’ bkl nangis”. Acara wisuda pun selesai, suasananya penuh dengan keharuan. Apa lagi saat para guru dan siswa-siswi berjabat tangan.
Heltik keluar, lalu Ari berkata “Eh, ternyata nangis juga. Ayo ku anter pulang!” sahut teman Ari “Lah uda pa belum ce Ari???” (Tanya teman Ari kepada Ari). “Jadi-jadi, positif kok!!” lalu Ari mengantar Heltik pulang lage ke rumahnya.
Dua hari kemudian anak-anak ke sekolah untuk mengambil izajah. Empat jam pun berlalu hanya menunngu heltik datang ke sekolah. Lama kelaman ary ngerasa dia nggak bakal dating hingga merasa kecewa bahkan sempat ada pikiran untuk pulang.Tak lama kemudian heltik datang tak segan –segan menghampiri heltyk. Tapi ary mulai berpikir negative, ketika dia tau ada seseorang cowok disampingnya.Sebenarnya melihat cowok disampingnya itu Ary merasa kecewa dan kesedihan melandanya. Kemudian Ary menyapa heltik “ hai.. hel kemana dja sih??itu siapa??” sahut heltik”eh baru datanguda di inrtogsi kayak polisi aja!!” sahut Ary” iyalah tugas seorang polisi kan kayak githo, pakek disampingnya da cowok lagee!!!”sahut heltik “eh cemburu yaw???”sahut ary”ya iyalah kamu nggak ngerasa apa gimana perasaan ku ma kamu.??”(suasana hampa sejenak )”heltyk aku tau aku bukan siapa-siaoa bagimu, akhirnya hapanku sirna, karena kamu lebih mencintai dia” katanya kepada heltik. Jawab heltyk ‘Nggak kok, harapanmu nggak akan sirna “ jawab ary’’ kalau gihto… jika kamu pilih dia ambil gelang ini, jika kamu pilih aku ambillah kalung ini” (sambil melihatkan kalung dan gelang itu di telapak tangan ). Akhirnya heltyk pun megambil keduanya, dengan kaget dan geran Ary berkata “loh … maksudnya????” sahut heltyc”kamu jangan … heran dia kakak sepupuku” lalu dikembalikan kalung dan gelang itu ketelapak tangannya, dengan wajah yang memerah heltik berkata”mungkin besok aku akan berangkat ke Surabayah dan sekolah di sana” Ary pun kaget sahut ary” Apa???”sahut heltyk “kamu jangan takut hara pan kamu nggak sirna kok” sahut Ary lagi “kalau githo bawa kalung dan dealng ini, jika kamu memberiku kesempatan…. pakailah kalung dan gelang ini, saat kit bertemu”sahut heltyk “ok kan ku bawa kenang-kengaang ini, aku pergi dulu yaw???” (bejalanya heltik ke kakaknya ) dari jauh ari berkata” moga bisa ketemu lagi yaw??”sambil melambaikan tangannya.
Pagi yang cerah dengan matahari yang bersinar terang. Jam sudah menunjukkan pukul 06.00WIB, saatnya heltik berangkat ke sekolah. Saat di tengah perjalanan menuju sekolah, tana sengaja heltik bertemu dengan teman-temannya di jalan, akhirnya heltik berangkat dengan teman-temannya dengan naik sepeda.
Ketika sampai di sekolah tak segan-segan heltik segera menuju kelasnya 9A saat melalui kelas di 9A, ternyata ada anak-anak laki-laki yang menghadang. Kemudian satu dari sekumpulan anak laki-laki itu menyapa heltik “ Hai.. mbak oleh kenalan Nggak???” Assalamualikum Mbak???”, kemudian Heltik menjawab dan segera pergi ke kelasnya. Dengan kompaknya teman anak-anak di sekitarnya menyoraki mereka berdua. Heltyk pun tersipu malu dengan wajah yang memerah merona wajahnya semakin tampak memerah ketika salah satu anak di sekitarnya berkata “ hayo heltik, ada apa hayo!!??” dengan wajah yang memerah heltik menjawab”nggak….Nggak”.
Saat di kelas, heltyk melihat teman-temanya sedang mengobrol. Ternyata mereka di sana sedang membahas tentang sinetron yaitu Inayah yang ada di indosiar saat Heltik berjalan menuju segerombolan perempuan salah satu darianak itu berkata ”Hai lihat inayah udah datang “heltik menjawab “waduh inayah terus sih yang di bahas”. Nggak ada yang lain apa???.(Tito berkata sambil memandang teman-teman di sekelilingnya) Dias pun berkata “ya udah Ari aja Ari nya ok” sita menjawab” ok lah friends.
Seperti biasa, istirahat pertama anak-anak pergi ke kantor ketika berjalan menuju katin Ari langsung menghadangnya, dia berkata” mbak assalamualaiukum?? (berharap heltik akan menjawab salamnya itu) ternyata heltik menjawab salamnya. Kemudian showad berkata “hai inaya?? Titis berkata “ kanjeng dosonya kamu ya What??”(Tanya Tities kepada showad,showad menjawab “ ya udahlah terima nasib “ heltik dan temannya menuju kantin.
Ketika jam masuk kelas kurang dari 15 meni,heltik cepat-cepat menuju kelas 9A tapi Ari dan showad siap menyambut kedatangannya heltik showad berkata ” Hey Heltik, sini loh “ (showad menyapa heltik sambil melambaikan tangannya), dengan tidak sengaja heltik dan Showad berbincang-bincang Ari pun ikut berbincang-bincang bersama mereka bersama mereka di sela perbincangan Ari dan Heltik, showad dengan sengaja membiarkan mereka berdua di sela perbicangan itu Ari menawari heltyk gorengan Heltyk berkata” itukan bahan dasarnya wortel yak an ?? “ (ary berkata dengan maksud bercanda). Jawab heltik “ nggak aku takut” dengan spontannya Ari berkata “ pa kam takut sama weei…. Seorang Heltik ternyata takut ma weei……..ha…ha…” (jawabnya dengan tertawa) heltik menyangkal “ nggak aku nggak takut, Cuma kalau makan itu pasti maunya sama cabe” jawab Ari lagi ” oh gitu…. Ya udah gak papa ko!”
Bel masuk kelas pun berbunyi. “ saatnya pelajaran dimulai, harap para siswa siswi masuk kelas masing-masing” Ari berkata ” Eh hel nanti bisa ngomong lagi Nggak??” jawabnya ary “ok nanti ku tunggu ok…….??” (jawabnya dengan senyum manis) heltik berjalan dengan senyum malu.
Bunyi bel istirahat pertama berbunyi” saatnya istirahat pertama di mula’ dengan tergesa-gesa ary menuju kelas 9a, ternyata anak-anak di kelas itu belum istirahat. Terpaksa ary menunggu anak-anak keluar.
15 menit kemudian anak-anak 9A keluar Heltik pun segera menemui ary didepan kelasnya.dia berkata ” Ari maaf ya, kamu sudah nunggu lama? (berkata dengan wajah yang gelisah)’’adu nggak papa lge” jawabnya. Tities temnnya berkata “oh ini ttha yang buat kamu gelisah tadi” pantas ada mas Aryonya sih?” (berkata sambil menyindir mereka berdua). Irma berkata (perkataanya membuat mereka semakin tersindir).sahut mirzai’’awas-awas”. Titis berkata lagi”what kamu jangan nganggu dong” (Tanya titis kepada showad), jawabnya “ya udahlah….. ya emang kenapa,… dia juga sahabatku” sahut Tities ok kita juga pergi…. Yo temen-temen!! “ (tities mengajak teman-emannya pergi’) lalu Heltik ikut pergi, kemudian Ari memanggil Heltik “ hei Heltik sii aja loh “ jawab Heltik ‘ emang kamu da perlu apa sih?? (katanya sambil berjalan menuju Ary). Jawab Ari ” aku boleh kenalan “ jawab Heltik “apa kenalan kan kita udah kenal,…. Kok sekarang mau kenalan?? (katanya dengan penasaran)” eh liat di bawah tu ada kodok’ (Ari bercanda dengan menunjukkan tangan ke bawah).dengan spontan dia kaget “ ah….ah…(sambil teriak ketakutan ) jawab Ari “ ha….ha.. (ary terawa) “jawab Heltik “ oh….jadi Cuma ngajak bercanda…. Ya udah ku pergi “jawab Ari ” eh…. Jangan pergi dong…. Ya udah kali ini kuserius” (katannya dengan meyakinkan Heltik).
Heltik berjalan menuju lab computer, lalu Ari mengikutinya, Heltik berkata”loh kamu kok ngikuti aku sih! Jawabnya’ loh ku kan uda janjian ma u ?” jawab lagi Heltik “ ya uda ngomong aja’, Tanya apa terserah sebagai narasumber yang baikkan harus ngerti reporternya” (jawab heltik bercanda) sahut ary ” ya kamu jangan marah dong “ ya uda ku ngomong”
Disaat suasananya sedikit redah ary berkata” lalu belmasuk berbunyi “ saatya peajaran akan dimulai’’ Tanya Heltik” Ari udah bel masuk….masuk sana?? Jawab Ari ”oh jadi u ngusir aku” sahutnya “ya nggak’ jawab Ari lagi “ eh tajinan mana sih” jawab Heltik ” ya uda nanti aja ngobrolnya di terusi ok” jawab Ari “0k, pulang sekolah di Xerok depansekolah oke” (tanyanya yang penhuh harapan). Jawab Heltik ”ok q tunggu” (jawabnya dengan senyum dan wajah yang memerah)
Tanpa terasa el pulang berberganti “saatnya pelajaran berakhir, selamatt jumpa dari esok hari”. Terdengar bel itu anak-anak bersiap-siap merapikan bukunya dan berdoa dengan tidak sabar pada Heltik berjalan ke Xerox depan sekolah.
Seperti yang disepakati Ari datang menghampiri heltik di Xerox, dia berkata “hay….hey …maaf lama??? jawab Heltik ”oh nggak apa-apa kok!!! Sahut Tities”waduh ada berita baru ne…. ehm….ehm…. !!! Tanya tities kepada ari “ari gimana positif pa negative??? Sahut Heltik”apaan sih??? Tanya ari lagi “hei…. Kamu mau pulangkan??” nggak kok??(jawabnya dengan menyanggkal)dita berkata ”pa sih ari kamu mau nganter heltik kan???”apaan sih nggak tadi dia mau ngomong ma aku “ Dita’ oh yach??? (Tanya dengan gurau).
Ari mncari empat duduk lalu ary memanggilnya, Heltik pun berjalan memenuhi panggilannya heltik berkata “mau ngomong apa?? Sahut ari” loh kamu kok kesini? Sahut heltik lagi” kamu tadi nyuruh aku ke sini ?? (tanyanya dengan marah) sahut ary lagi” nggak aku tadi nggak nyuruh kamu ke sisni aku tadi manngil dida ! jawab heltik” ya udah, kamu orang yang ngeselin banget! “katanya dengan sangat marah, sahut Ari ‘jawab heltik “ kurang kerjaan banget sich ?? jawab ari “ya kuminta ma’af hel??”
Kemudia terlihat angkotan berjalan ke utara dengan cepat hingga heltik berlari bermaksud memanggil anngkot itu namun angkotnya terlau cepat, akhirnya ary “berkata ‘ada apa ce hel”? jawabnya”angkotnya uda nggak ada….gara-gara kamu ne! (katanya seola ari yang menyebabkan) sahut ari “ya udah ayo…ku anter pulang?? Jawabnya “nggak aku ke pasar aja dulu (katanya dengan menolak ajakan ari) akhirnya heltik berjalan kea rah selatan menuju pasar.
Dita menyamperi ary, berkata “toh gimana c kok di biarkan pergi gitu c ?? samperin dong, bro!! jawab ary “ya udah…Doain yo?? Ari pergi mengikuti Heltik di belakangnya sepeda motorsecara diam-diam.
Setelah hamper menunggu sekitar 10 menit. Ari mengajaknya untuk menantarnya pulang, “hel udah siang lho…..ayo wes ku anter ketimbang kepanasan disisni”(namun heltik tetap berkukuh keras menunggu) ayo ….. ne loh udah siang…..nggak mungkin ada angkotnya”(katanya dengan berharap heltik mau menerima ajakannya), beberapa menit anggkotnya tak kunjung terlihat.
Akhirnya heltik diantar pulang di perjalanan itu mereka saling berbincang-bincang. Walau pun tadi heltik masih marah tapi rasa marah dan benci itu berubah menjadi sebuah ke akraban. Di perbincangkan itu ari menanyakan no HP telponnya tapi heltik tetap tidak mau member nonya.
Keesokan hari ketika heltik menuju kelasnya selalu saja dihadang. “Assalamualaikum” sahut heltik “ waalaikum salam” “hei…. Inayah) sapa showad kepada heltik) diam-diam ary mengikuti di belakang “ mbak boleh kenalan nggak? Katanya terdengar mengherankan dalam hatinya berkata”uhh aneh banget sih”. Dari situla heltik mulai membenci ary karena selalu menggodanya tanpa habis-habisnya.
Namun perasaan benci itu sedikit demi sedikit hilang, ketika mendekati ujian nasional. Disaat semua siswa-siswi kelas tiga saling meminta ma’af dan restu agar lulus ujian akhir.
Setelah semua ujian selesai,saatnya para siswa-siswi berekreasi ke Yogyakarta ketika waktu beranggkat rekreasipun tiba tepat pada bulan mei tanggal 13, sekitar pukul 07.00 anak-anak berkumpul di sekolah. Akhirnya mereka berangkat pada pukul 09.00 WIB ke Yogyakarta.
Dari bus 7 pariwisata, Heltik naik di bus no 4. Malam semakin terasa dingin, tapi semua itu tak akan terasa.
Sewaktu perjalanan berangkat, dengan senangnya anak-anak bergurau sampai-sampai mereka tertidur larut malam. Sayangnya sekitar pukul 02.30 ,obil yang Heltik naiki mogok di jalan selama hampir 1 jam lebih. Akhirnya mobil yang dinaiki Heltik tertinggal jauh. Saat bus mogok, anak-anak pada tidur. Ya, maklumlah mungkin kecapaian, soalnya tadi malem merekabercanda larut malam. Keesokan sekitar pukul 5 pagi, kami turun untuk sholat subuh di masjid. Perjalanan pun dilanjutkan, akhirnya sampailah di Jogyakarta. Sesampai disana kami bergegas menuju restaurant elit di Yogja yang biasa dikunjungi para wisatawan untuk makan pagi. Sayangnya saat bus yang Heltik tempati tiba bus yang lain sudah mau berjalan menuju candi Borobudur. Untungnya bus itu mau menunggu, akhirnya anak-anak pun mandi untuk mengisi waktu.
Tidak lama kemudian, kami berangkat menuju candi Borobudur. Namun setelah tiba disanan Heltik dan teman-temannya masih mau mandi, setelah mandi mereka berjalan mengelilingi candi dan ke puncak candi. Ketika hendak berjalan ke puncak, ternyata disana ada yang nunggu, siapa lagi kalau bukan anak kelas 9 Bhe. Dengan kegetnya Heltik dan teman-temannya berkata, “waduh ada apa ne?” sahut Ary, “Eh, darimana aja se? Q nunggu lama banget??” Irma jawab, “loh … yang suruh nunggu itu capa?” sahut Ari lagi, “Mau ke puncak candi kan??” (katanya sambil membelokkan pertanyaan Irma). Akhirnya mereka semua berjalan ke puncak candi.
Di perjalanan ke puncak itu, kita harus bersabar dari jalan sempit itu kita harus berdesak-desakkan dengan orang lain. Dengan terpaksa jalannya harus satu-satu deh. Biar mereka nggak takut hilang, mereka saling bergandengan. Dita berkata, “Eh, cowok dulu pa cewek dulu??” sahut Showad “Ya pasti cewek dululah,” sahut dita, “ya wes Q duluan yach!??”. Dengan cepatnya Ari menggandeng tangan heltik dan heltik menggndeng tangan Tia, tapi gandengan tangan Tia terputus saat berdesak-desakan. Untungnya di belakang Tia ada anak-anak lain.
Akhirnya sampai juga di puncak candi. Dengan cepatnya mereka mengambil posisi gaya foto untuk kenang-kenangan. Ari berkata, “hei … gimana??” jawab Heltik “Pa ce???” sahut Ari lagi, “Nggak jadi estz …?”, lihat helme ma Titris disana nggak, mereka uda jadian loh,” sahut Heltik, “Oh, yach tha. Makanya Q heran banget mereka kok akrab githo”. Baru sebentar di puncak candi kami harus turun menuju bus. Sayangnya diperjalanan pulang kami terpisah.
Sesampai di bus tempat kami parker, Heltik main bertemu dengan Sofi. Kebetulan bus yang ditumpangi sama dengan bus yang dinaiki Ari. Saat Heltik masuk lewat pintu belakang berteme dengan Helme, dia berkata, “Loh … ary ne lo Heltik nyamperin kamu” sahut Heltik “Eh, nggak Q mau ketemu Sofi kok” jawab ( jawabnya dengan menyangkal)Sofi “Siapa cari aku?” sahut Heltik “Aku Sof, bukunya kamu bawakan??” (lalu heltik kembali ke bus). Tidak lama kemudian Ari dan Helmi ke tempat Tities dan Ari ke tempat Heltik. Tak lama kemudian bus akan berjalan ke keraton, “Eh, nggak kembali ke bus kamu tha?”Kata Heltik. Sahut Ari, “Nggak Q pengen di sini kok”. Saat diperjalanan anak-anak saling bercanda ria senamg gemmbira.,Walaupun panas matahari menyengat mereka masih saja tertawa cekakak-cekikik di bus. Suasana semakin meriah ketika anak-anak bernyanyi. Heltik berkata, “Hey, cowok ternyata .. bisa nyanyi juga ya??” (maksudnya menyindir Ari yang sedang mengikuti nyanyia The Virgin) “Yach, bisa tha. Mang kamu mau request lagu pa ce??? Khusus buat kamu seorang west”. Sahut Heltik “Oh, yeach really?? Up toyou OK!” sahut Ari “Ok, bro!” (weh … dengan lantangnya).
Suasana semakin seru ketika Ari mulai melantunkan lagu Hijau Daun “Sampai kau bicara” hingga anak-anak pun bertepuk tangan dan berkata “weh so sweet” Hei ituloh, gimana ce” (nyanyia yang dilantunkannya seolah menunjukkan isi hatinya).
“Bila saatnya ku temukan Indah dihatimu”
“Apakah nanti dirimu masihkah milikku”
“cahaya kasihmu menghiasi seluruh hatiku” dan seterusnya. Mendengar itu semua, Heltik merasa terharu sampai-sampai meneteskan air mata. Ari berkata “Eh, … nangis ya???” sahut Heltik “Nggak kok (bergegas mengusap air matanya). Kata Ari “Oh, nggak usa terpesona kayak githu dong mbak??”. Akhirnya sampailah di keraton Jogyakarta.
Saat turun dari bus menuju keraton, Heltik menjauhi Ari, karena Heltik merasa malu berjalan-jalan sambil melihat barang bersejarah. T ernyata mereka bertemu juga. Tapi saat berpapasan Heltik malah menghindar.
Saat semua kembali ke bus Ari menengok di bus yang Heltik tempati. Untungnya Heltik ada di tempatnya. Ari berkata, “Da pa ce dari tadi u kok menghindar terus??” (katanya penuh tanda tanya besar) “Ya, west lah … Q tak ke busku dulu ya. Assalamu’alaikum!”. Akhirnya perjalanan pun dilanjutka ke Malioboro. Tapi sebelum ke Malioboro, kami mampir di rumah makan untuk makan malam dan sholat Isya’. Selesai dari itu, kami menuju ke Maliobor. Iilah tempat para wisatawan menghabiskan waktunya untuk belanja. Semua turun di parker dan bergegas ke Malioboro.
Heltik dan teman-temannya berjalan-jalan di Malioboro. Dengan tiba-tiba Ari, Helme, Showad, Gale dan Eka di belakang kami. Karena Heltik mencoba menghindari Ari, Heltik berjalan di depan sendiri. Lalu teman-temannya meniggalkan Hetik di depan. Hingga Ari mengikuti Heltik di belakang Heltik. Saat ditengok ke belakang ternyata mereka meninggalkannya, hanya ada Ari di belakang. Ari berkata “Hey, sendirian tha mbak??” Heltik jawab “Loh anak-anak ke mana??? (dengan herannya Heltik bertanya). Akhirnya dengan perasaan deg-degan mereka berjalan berdua. Karen awaktu uda malam dan hanya diberi waktu 3 jam di malioboro, Ari mengajak kembali ke parker bus “Hei, ayo kembali ke parker bus” (ajak Heltik). “Loh teman-teman gimana??” jawab Ari lagi “Anak-anak mungkin loh uda pulang, soalnya mereka bilang aku suruh ngawasi kamu” jawab Heltik “Loh, mang aku masih kecil ya harus diawasi”. Ari berkata lagi “Ya, mungkin, soalnya ku nyuruh mereka buat ngawasi kamu, tapi mereka nggak bisa, ya uda ku aja yang ngawasi”. Jawab Heltik lage “Eh, … sok perduir amet kamu, pakek acara ngawasin aku”. Jawab Ari, “Ya iyalah aku khawatir tau??”. Ku nggak mau kamu kenapa-kenapa tau nggak! Pa lage seseorang yang mengisi hatiku saat ini”. Jawab Heltik, “Oh yach”. Sahut Ari, “Ya uda, ayo pulang ntar ditinggal loh, mungkin anak-anak juga ada di bus”.
Diperjalanan menuju parkir, mereka berbincag-bincang. Ditengah perjalanan Ari menyuruh Heltik berhenti sejenak. Ari menyuruh Heltik menunggunya. Saat kembali di tangan kanannya membawa sebuah boneka. Ari berkata, “Eh … boneka ini bukan buat kamu loh”. Jawab Heltik, “Eh, sapa yang ngarep-ngarep”. Sahut Ari, “Ya west ayo pulang”. Hampir sesampai di bus yang dinaiki Heltik, Ari berkata “Hei, maaf ya ne bonekanya buat kamu” sahut Heltik “maaf, loh katanya buat seseorang???” (sambil mengasihkan bonekanya) sahut ary” yaw seseorang itu kamu” sahut Heltik “Tapi” (jawab dengan herannya) Ari “Uda, terima Ok, da. Assalamu’alaikum!”lalu ary pergi ke tempat bisnaya diparkir.
Dimalam ke 3 itu, Ari mengirim SMS ke Heltik ”Hey Bro wih ada yang lagi seneng ne baru dapet boneka…. eh jangan tertawa dong, jelek tau (‘_’) he … he “(katanya dengan ngeledek) lalu heltik membalasnya dengan “Ya, udah terserah deh!! MAKACIH BAGET BWT BONEKANYA yawww????” lalu Ari membalasnya lagi. “(^-^’) hE.. Heee…”. Akhirnya ngucapin makacih juga … . Boneka 2 khusus bwt u … U suka warna hijau kan … 2 Q kash U warna hijau … Save in your hearth OK”. Kemudian nie dia mengirim sms lage “Eh, uda dulunya Q ucapin MET BOBOK AJACH Nice Dream “(‘’)” sayangnya SMSnya itu tidak dibalas ma he;tik.
Dipagi hari ketika akan menuju restaurant untuk makan pagi. Ari mengirim SMS lage “Eh, bilang aja klw U jg laper ce??”. Sesampai di rumah makan, dan saat hidangan makanan siap disantap, Ari mengirim SMS lage “Nggak ku uda nggak laper kok, coz U da dr sini”. Setelah semua selesai makan, kami segera pulang menuju ke sekolah dan kembali kerimah masing-masing.
Akhirnya setelah 3 hari rekerasi, seminggu lage, wisuda akan dilaksanakan di gedung GBU. 3 hari sebelum wisuda Ari ke rumah Heltik untuk mengambil Flashdisk. Ketika mereka bertemu Ari berkata “Eh, wajah kamu kok pucat, matanya merah lage. Uda nangis yach??” namun Heltik mengelak “Eh, uda nggak usah nangis. Aku tau kamu sedih soalnya sebentar lagi kit aberpisah kan?? (niatnya agar Heltik terpancing) jawab Heltik “Sapa yang nangisin kamu, aku cuma sedih aku kan nggak bisa ketemu sama temen-temen kayak waktu SMP dulu” Jawab Ari “Oh, sabar itu cobaan. Gimana pun juga kamu harus meneruskan sekolah kan. Jangan nangis OK…oh yach aku pulang ya. Assalamu’alaikum!”.
Sehari sebelum acara wisuda, disorenya anak-anak berkumpul untuk gladi bersih di gedung GBU Lawang Sari. Namun saat pulangnya hamper menjelang jam 7. Akhirnya Heltik menerima SMS dari aRi “Eh…U g’ masuk tha???” balasHeltik “Q masuk KQ. Ne Q ge di GBU”. Tak lama kemudian Ari kembali ke gedung GBU itu. Hingga Ari mengajaknya pulang.
Keesokan paginya acara wisuda pun dimulai. Ari mengirim sms lage “Eh, jangan nangis loh …” balesnya “Ya Q g’ bkl nangis”. Acara wisuda pun selesai, suasananya penuh dengan keharuan. Apa lagi saat para guru dan siswa-siswi berjabat tangan.
Heltik keluar, lalu Ari berkata “Eh, ternyata nangis juga. Ayo ku anter pulang!” sahut teman Ari “Lah uda pa belum ce Ari???” (Tanya teman Ari kepada Ari). “Jadi-jadi, positif kok!!” lalu Ari mengantar Heltik pulang lage ke rumahnya.
Dua hari kemudian anak-anak ke sekolah untuk mengambil izajah. Empat jam pun berlalu hanya menunngu heltik datang ke sekolah. Lama kelaman ary ngerasa dia nggak bakal dating hingga merasa kecewa bahkan sempat ada pikiran untuk pulang.Tak lama kemudian heltik datang tak segan –segan menghampiri heltyk. Tapi ary mulai berpikir negative, ketika dia tau ada seseorang cowok disampingnya.Sebenarnya melihat cowok disampingnya itu Ary merasa kecewa dan kesedihan melandanya. Kemudian Ary menyapa heltik “ hai.. hel kemana dja sih??itu siapa??” sahut heltik”eh baru datanguda di inrtogsi kayak polisi aja!!” sahut Ary” iyalah tugas seorang polisi kan kayak githo, pakek disampingnya da cowok lagee!!!”sahut heltik “eh cemburu yaw???”sahut ary”ya iyalah kamu nggak ngerasa apa gimana perasaan ku ma kamu.??”(suasana hampa sejenak )”heltyk aku tau aku bukan siapa-siaoa bagimu, akhirnya hapanku sirna, karena kamu lebih mencintai dia” katanya kepada heltik. Jawab heltyk ‘Nggak kok, harapanmu nggak akan sirna “ jawab ary’’ kalau gihto… jika kamu pilih dia ambil gelang ini, jika kamu pilih aku ambillah kalung ini” (sambil melihatkan kalung dan gelang itu di telapak tangan ). Akhirnya heltyk pun megambil keduanya, dengan kaget dan geran Ary berkata “loh … maksudnya????” sahut heltyc”kamu jangan … heran dia kakak sepupuku” lalu dikembalikan kalung dan gelang itu ketelapak tangannya, dengan wajah yang memerah heltik berkata”mungkin besok aku akan berangkat ke Surabayah dan sekolah di sana” Ary pun kaget sahut ary” Apa???”sahut heltyk “kamu jangan takut hara pan kamu nggak sirna kok” sahut Ary lagi “kalau githo bawa kalung dan dealng ini, jika kamu memberiku kesempatan…. pakailah kalung dan gelang ini, saat kit bertemu”sahut heltyk “ok kan ku bawa kenang-kengaang ini, aku pergi dulu yaw???” (bejalanya heltik ke kakaknya ) dari jauh ari berkata” moga bisa ketemu lagi yaw??”sambil melambaikan tangannya.
Kamis, 25 November 2010
Sample Speech Self Motivation
----------------------------------------- Speech Title: We Must Self Assalamu ' wr.wb. alaikum Dear father of principal. What We respect the father of the guardian class. What we also honor our father and teacher mother. Also the colleagues who I love.
First of all we are very grateful to God then the one on the outpouring of His grace given to us, so that on a good chance we can get together, air-muwajahah in this place, the happy place. The fellow that I love. We know that youth are highly unstable period. Easily influenced by many factors, both positive and negative. Usually negatiflah factor more rapidly absorbed by our friends the other. This is certainly adverse effects on life in the future. Can we see in various media both print and electronic media, as well as in everyday life is. Their behavior is not commendable. It is very unfortunate to us that feel a generation. They have become pregnant outside of marriage, there is a motorcycle gang involved, there is a skip school so there are drug addicts and others. So that our generation tarnished by the behavior of a handful of young people who are not responsible. My colleagues are proud of. We as young people who are given a consciousness seems to always remind each other of the dangers promiscuity above, the negative association above. Let us not become victims of our own but do not feel that we become victims. Presumably we have not the time anymore easily tempted and seduced, not the time again we have no stance. We must realize that once this life should be used carefully. Do not let our youth is wasted who later regret the days of old. We must have principles in life, we should be independent and able to carry yourself so that it is not us who are victims of age, is not we who are victims of the environment. but let us be the generation that actually capable of bringing change to society. As the young generation, a lot of potential that we can develop. Many of the potential that we can optimize. Not to anyone but to our own. For the benefit of us in the future. My colleagues and I am proud of the audience. Let it's time we as the younger generation to rise up from sleep and show the world that we were capable. We have something precious to be reckoned with. We confirm that we are not the generation of waste that usually only a burden of parents and the environmental burden. There are some simple steps that we can do from now on:
• First, we learn that his best diligent and show the
in older people that we too can achieve the best value.
• second, his best friend does not carry over effect by
Friends are glad our other truant because someday they will feel themselves as a result. Could be that his children would be like them, hard on the set, and against the elderly as they do today. This of course we did not expect.
• Third, we are given a cost Whatever it is best to be set well
As possible with full responsibility and awareness. Never deceiving UNIKO-business conservative. Since this source that makes us not get a blessing in the future.
• Fourth, find friends hanging out and hanging out in a positive place in both the school and outside school.
Our association will form our character slowly. As a student perhaps four simple steps we can begin practicing today. We determine our fate in the future. Therefore I am commanded to colleagues all let us take advantage of youth is the best for our future bright. So that I can convey. We are sorry if there is one word. Assalamu'alaikum wr.wb. Sample Script Self Motivation Speech
----------------------------------------- Speech Title: We Must Self Assalamu ' wr.wb. alaikum Dear father of principal. What We respect the father of the guardian class. What we also honor our father and teacher mother. Also the colleagues who I love.
First of all we are very grateful to God then the one on the outpouring of His grace given to us, so that on a good chance we can get together, air-muwajahah in this place, the happy place. The fellow that I love. We know that youth are highly unstable period. Easily influenced by many factors, both positive and negative. Usually negatiflah factor more rapidly absorbed by our friends the other. This is certainly adverse effects on life in the future. Can we see in various media both print and electronic media, as well as in everyday life is. Their behavior is not commendable. It is very unfortunate to us that feel a generation. They have become pregnant outside of marriage, there is a motorcycle gang involved, there is a skip school so there are drug addicts and others. So that our generation tarnished by the behavior of a handful of young people who are not responsible. My colleagues are proud of. We as young people who are given a consciousness seems to always remind each other of the dangers promiscuity above, the negative association above. Let us not become victims of our own but do not feel that we become victims. Presumably we have not the time anymore easily tempted and seduced, not the time again we have no stance. We must realize that once this life should be used carefully. Do not let our youth is wasted who later regret the days of old. We must have principles in life, we should be independent and able to carry yourself so that it is not us who are victims of age, is not we who are victims of the environment. but let us be the generation that actually capable of bringing change to society. As the young generation, a lot of potential that we can develop. Many of the potential that we can optimize. Not to anyone but to our own. For the benefit of us in the future. My colleagues and I am proud of the audience. Let it's time we as the younger generation to rise up from sleep and show the world that we were capable. We have something precious to be reckoned with. We confirm that we are not the generation of waste that usually only a burden of parents and the environmental burden. There are some simple steps that we can do from now on:
• First, we learn that his best diligent and show the
in older people that we too can achieve the best value.
• second, his best friend does not carry over effect by
Friends are glad our other truant because someday they will feel themselves as a result. Could be that his children would be like them, hard on the set, and against the elderly as they do today. This of course we did not expect.
• Third, we are given a cost Whatever it is best to be set well
As possible with full responsibility and awareness. Never deceiving UNIKO-business conservative. Since this source that makes us not get a blessing in the future.
• Fourth, find friends hanging out and hanging out in a positive place in both the school and outside school.
Our association will form our character slowly. As a student perhaps four simple steps we can begin practicing today. We determine our fate in the future. Therefore I am commanded to colleagues all let us take advantage of youth is the best for our future bright. So that I can convey. We are sorry if there is one word. Assalamu'alaikum wr.wb. Sample Script Self Motivation Speech
PIDHATO
Contoh
Naskah Pidato Motivasi Diri
----------------------------------------- Judul Naskah Pidato : Kita Harus Mandiri Assalamu'alaikum wr.wb. Yang kami hormati bapak kepala sekolah. Yang Kami hormati bapak wali kelas. Yang kami hormati pula bapak dan ibu guru kami. Juga rekan-rekan yang saya cintai.
Pertama-tama kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang maka esa atas curahan rahmat-Nya yang diberikan kepada kita, sehingga pada kesempatan yang baik ini kita dapat berkumpul, ber-muwajahah di tempat ini, ditempat yang berbahagia ini. Rekan-rekan yang saya cintai. Kita tahu bahwa masa muda masa yang sangat labil. Mudah dipengaruhi oleh banyak faktor baik positif maupun negatif. Biasanya faktor negatiflah yang lebih cepat diserap oleh kawan-kawan kita yang lainnya. Ini tentu berakibat buruk terhadap kehidupan dimasa yang akan datang. Bisa kita lihat diberbagai media baik media cetak maupun elektronik, juga dalam kehidupan sehari-hari ini. Tingkah laku mereka sangat tidak terpuji. Ini tentu sangat disayangkan oleh kita yang merasa satu generasi. Mereka ada yang hamil diluar nikah, ada yang ikut geng motor, ada yang bolos sekolah ada yang jadi pecandu narkoba dan lain sebagainya. Sehingga generasi kita tercoreng oleh tingkah segelintir dari generasi muda yang tidak bertanggung jawab. Rekan-rekan yang saya banggakan. Kita sebagai generasi muda yang masih diberi kesadaran kiranya untuk selalu saling mengingatkan akan bahaya-bahaya pergaulan bebas di atas, pergaulan negatif di atas. Jangan sampai kita jadi korban namun kita sendiri tidak merasa bahwa kita jadi korban. Kiranya sudah bukan saatnya lagi kita mudah tergoda dan terbujuk, bukan saatnya lagi kita tidak punya pendirian. Kita harus menyadari hidup yang sekali ini harus dimanfaatkan secara baik-baik. Jangan sampai kita menyianyiakan masa muda ini yang kemudian menyesal dimasa tua. Kita harus punya prinsip dalam hidup, kita harus mandiri dan mampu membawa diri sehingga bukan kita yang menjadi korban jaman, bukan kita yang menjadi korban lingkungan. tetapi mari kita menjadi generasi yang justru mampu membawa perubahan bagi masyarakat. Sebagai generasi muda, banyak potensi yang bisa kita kembangkan. Banyak potensi yang bisa kita optimalkan. Bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk kita sendiri. Untuk kebaikan kita dimasa yang akan datang. Rekan-rekan dan hadirin yang saya banggakan. Marilah sudah saatnya kita sebagai generasi muda untuk bangkit dari tidur dan menunjukkan kepada dunia bahwa kita pun mampu. Kita punya sesuatu yang berharga yang patut diperhitungkan. Kita pastikan bahwa kita bukan generasi sampah yang bisanya hanya menjadi beban orang tua dan beban lingkungan. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan mulai dari sekarang :
• pertama, sekuat tenaga kita belajar yang rajin dan tunjukkan ke
pada orang tua bahwa kitapun mampu meraih nilai yang terbaik.
• kedua, sekuat tenaga tidak terbawa pengaruh oleh teman
-teman kita yang lain yang senangnya membolos karena suatu saat mereka akan merasakan sendiri akibatnya. Bisa jadi anaknya nanti akan seperti mereka, susah di atur dan melawan orang tua sebagaimana yang mereka lakukan saat ini. tentu ini tidak kita harapkan.
• ketiga, Berapapun kita dikasih ongkos maka sekuat tenaga untuk bisa mengatur sebaik
-baiknya dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran. Jangan pernah UNIKO-usaha nipu kolot. Karena ini biang yang membuat kita tidak mendapat berkah dimasa yang akan datang.
• keempat, cari teman gaul dan tempat gaul yang positif baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Pergaulan kita akan membentuk karakter kita secara perlahan. Sebagai pelajar barangkali empat langkah sederhana ini bisa kita praktekkan mulai saat ini. Kita menentukan nasib kita dimasa depan. Karenanya saya berpesan kepada rekan-rekan semua marilah kita manfaatkan masa muda ini sebaik-baiknya agar masa depan kita cerah. Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata. Assalamu'alaikum wr.wb. Sample Script Self Motivation Speech
Naskah Pidato Motivasi Diri
----------------------------------------- Judul Naskah Pidato : Kita Harus Mandiri Assalamu'alaikum wr.wb. Yang kami hormati bapak kepala sekolah. Yang Kami hormati bapak wali kelas. Yang kami hormati pula bapak dan ibu guru kami. Juga rekan-rekan yang saya cintai.
Pertama-tama kami sangat bersyukur kepada Tuhan Yang maka esa atas curahan rahmat-Nya yang diberikan kepada kita, sehingga pada kesempatan yang baik ini kita dapat berkumpul, ber-muwajahah di tempat ini, ditempat yang berbahagia ini. Rekan-rekan yang saya cintai. Kita tahu bahwa masa muda masa yang sangat labil. Mudah dipengaruhi oleh banyak faktor baik positif maupun negatif. Biasanya faktor negatiflah yang lebih cepat diserap oleh kawan-kawan kita yang lainnya. Ini tentu berakibat buruk terhadap kehidupan dimasa yang akan datang. Bisa kita lihat diberbagai media baik media cetak maupun elektronik, juga dalam kehidupan sehari-hari ini. Tingkah laku mereka sangat tidak terpuji. Ini tentu sangat disayangkan oleh kita yang merasa satu generasi. Mereka ada yang hamil diluar nikah, ada yang ikut geng motor, ada yang bolos sekolah ada yang jadi pecandu narkoba dan lain sebagainya. Sehingga generasi kita tercoreng oleh tingkah segelintir dari generasi muda yang tidak bertanggung jawab. Rekan-rekan yang saya banggakan. Kita sebagai generasi muda yang masih diberi kesadaran kiranya untuk selalu saling mengingatkan akan bahaya-bahaya pergaulan bebas di atas, pergaulan negatif di atas. Jangan sampai kita jadi korban namun kita sendiri tidak merasa bahwa kita jadi korban. Kiranya sudah bukan saatnya lagi kita mudah tergoda dan terbujuk, bukan saatnya lagi kita tidak punya pendirian. Kita harus menyadari hidup yang sekali ini harus dimanfaatkan secara baik-baik. Jangan sampai kita menyianyiakan masa muda ini yang kemudian menyesal dimasa tua. Kita harus punya prinsip dalam hidup, kita harus mandiri dan mampu membawa diri sehingga bukan kita yang menjadi korban jaman, bukan kita yang menjadi korban lingkungan. tetapi mari kita menjadi generasi yang justru mampu membawa perubahan bagi masyarakat. Sebagai generasi muda, banyak potensi yang bisa kita kembangkan. Banyak potensi yang bisa kita optimalkan. Bukan untuk siapa-siapa melainkan untuk kita sendiri. Untuk kebaikan kita dimasa yang akan datang. Rekan-rekan dan hadirin yang saya banggakan. Marilah sudah saatnya kita sebagai generasi muda untuk bangkit dari tidur dan menunjukkan kepada dunia bahwa kita pun mampu. Kita punya sesuatu yang berharga yang patut diperhitungkan. Kita pastikan bahwa kita bukan generasi sampah yang bisanya hanya menjadi beban orang tua dan beban lingkungan. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa kita lakukan mulai dari sekarang :
• pertama, sekuat tenaga kita belajar yang rajin dan tunjukkan ke
pada orang tua bahwa kitapun mampu meraih nilai yang terbaik.
• kedua, sekuat tenaga tidak terbawa pengaruh oleh teman
-teman kita yang lain yang senangnya membolos karena suatu saat mereka akan merasakan sendiri akibatnya. Bisa jadi anaknya nanti akan seperti mereka, susah di atur dan melawan orang tua sebagaimana yang mereka lakukan saat ini. tentu ini tidak kita harapkan.
• ketiga, Berapapun kita dikasih ongkos maka sekuat tenaga untuk bisa mengatur sebaik
-baiknya dengan penuh tanggung jawab dan kesadaran. Jangan pernah UNIKO-usaha nipu kolot. Karena ini biang yang membuat kita tidak mendapat berkah dimasa yang akan datang.
• keempat, cari teman gaul dan tempat gaul yang positif baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Pergaulan kita akan membentuk karakter kita secara perlahan. Sebagai pelajar barangkali empat langkah sederhana ini bisa kita praktekkan mulai saat ini. Kita menentukan nasib kita dimasa depan. Karenanya saya berpesan kepada rekan-rekan semua marilah kita manfaatkan masa muda ini sebaik-baiknya agar masa depan kita cerah. Demikian yang bisa saya sampaikan. Mohon maaf jika ada salah kata. Assalamu'alaikum wr.wb. Sample Script Self Motivation Speech
Kamis, 18 November 2010
घ
Bila SAatnya Q tEEMUkan indah di hatimu Taah berapa lama waktuq harus menunggu Cahaya matamuuuMengghiasi seluruh hatiqApakah nantiDirimu masikah milikkkuuuuuu
Selasa, 16 November 2010
हरी राया इधुल ADHA
hari raYA IDHU ADHA
Sampai Nabi Ibrahim yang berhijrah meninggalkan Mesir bersama Sarah, isterinya dan Hajar, dayangnya di tempat tujuannya di Palestin. Ia telah membawa pindah juga semua binatang ternaknya dan harta miliknya yang telah diperolehinya sebagai hasil usaha niaganya di Mesir.
Al-Bukhari meriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a.berkata:
Pertama-tama yang menggunakan setagi {setagen} ialah Hajar ibu Nabi Ismail tujuan untuk menyembunyikan kandungannya dari Siti Sarah yang telah lama berkumpul dengan Nabi Ibrahim a.s. tetapi belum juga hamil. tetapi walaubagaimana pun juga akhirnya terbukalah rahsia yang disembunyikan itu dengan lahirnya Nabi Ismail a.s. Dan sebagai lazimnya seorang isteri sebagai Siti Sarah merasa telah dikalahkan oleh Siti Hajar sebagai seorang dayangnya yang diberikan kepada Nabi Ibrahim a.s. Dan sejak itulah Siti Sarah merasakan bahawa Nabi Ibrahim a.s. lebih banyak mendekati Hajar karena merasa sgt gembira dengan puteranya yang tunggal dan pertama itu, hal ini yang menyebabkan permulaan ada keratakan dalam rumahtangga Nabi Ibrahim a.s. sehingga Siti Sarah merasa tidak tahan hati jika melihat Siti Hajar dan minta pada Nabi Ibrahim a.s. supaya menjauhkannya dari matanya dan menempatkannya di lain tempat.
Utk sesuatu hikmah yang belum diketahui dan disadari oleh Nabi Ibrahim Allah s.w.t. mewahyukan kepadanya agar keinginan dan permintaan Sarah isterinya dipenuhi dan dijauhkanlah Ismail bersama Hajar ibunya dan Sarah ke suatu tempat di mana yang ia akan tuju dan di mana Ismail puteranya bersama ibunya akan di tempatkan dan kepada siapa akan ditinggalkan.
Maka dengan tawakkal kepada Allah berangkatlah Nabi Ibrahim meninggalkan rumah membawa Hajar dan Ismail yang diboncengkan di atas untanya tanpa tempat tujuan yang tertentu. Ia hanya berserah diri kepada Allah yang akan memberi arah kepada binatang tunggangannya. Dan berjalanlah unta Nabi Ibrahim dengan tiga hamba Allah yang berada di atas punggungnya keluar kota masuk ke lautan pasir dan padang terbuka di mana terik matahari dengan pedihnya menyengat tubuh dan angin yang kencang menghembur-hamburkan debu-debu pasir.
Ismail dan Ibunya Hajar Ditingalkan di Makkah
Setelah berminggu-minggu berada dalam perjalanan jauh yang memenatkan tibalah pada akhirnya Nabi Ibrahim bersama Ismail dan ibunya di Makkah kota suci dimana Kaabah didirikan dan menjadi pujaan manusia dari seluruh dunia. di tempat di mana Masjidil Haram sekarang berada, berhentilah unta Nabi Ibrahim mengakhiri perjalanannya dan disitulah ia meninggalkan Hajar bersama puteranya dengan hanya dibekali dengan serantang bekal makanan dan minuman sedangkan keadaan sekitarnya tiada tumbuh-tumbuhan, tiada air mengalir, yang terlihat hanyalah batu dan pasir kering . Alangkah sedih dan cemasnya Hajar ketika akan ditinggalkan oleh Ibrahim seorang diri bersama dengan anaknya yang masih kecil di tempat yang sunyi senyap dari segala-galanya kecuali batu gunung dan pasir. Ia seraya merintih dan menangis, memegang kuat-kuat baju Nabi Ibrahim memohon belas kasihnya, janganlah ia ditinggalkan seorang diri di tempat yang kosong itu, tiada seorang manusia, tiada seekor binatang, tiada pohon dan tidak terlihat pula air mengalir, sedangkan ia masih menanggung beban mengasuh anak yang kecil yang masih menyusu. Nabi Ibrahim mendengar keluh kesah Hajar merasa tidak tergamak meninggalkannya seorang diri di tempat itu bersama puteranya yang sangat disayangi akan tetapi ia sedar bahwa apa yang dilakukan nya itu adalah kehendak Allah s.w.t. yang tentu mengandungi hikmat yang masih terselubung baginya dan ia sedar pula bahawa Allah akan melindungi Ismail dan ibunya dalam tempat pengasingan itu dan segala kesukaran dan penderitaan. Ia berkata kepada Hajar :
"Bertawakkallah kepada Allah yang telah menentukan kehendak-Nya, percayalah kepada kekuasaan-Nya dan rahmat-Nya. Dialah yang memerintah aku membawa kamu ke sini dan Dialah yang akan melindungi mu dan menyertaimu di tempat yang sunyi ini. Sesungguh kalau bukan perintah dan wahyunya, tidak sesekali aku tergamak meninggalkan kamu di sini seorang diri bersama puteraku yang sangat ku cintai ini. Percayalah wahai Hajar bahwa Allah Yang Maha Kuasa tidak akan melantarkan kamu berdua tanpa perlindungan-Nya. Rahmat dan barakah-Nya akan tetap turun di atas kamu untuk selamanya, insya-Allah."
Mendengar kata-kata Ibrahim itu segeralah Hajar melepaskan genggamannya pada baju Ibrahim dan dilepaskannyalah beliau menunggang untanya kembali ke Palestin dengan iringan air mata yang bercurahan membasahi tubuh Ismail yang sedang menetak. Sedang Nabi Ibrahim pun tidak dapat menahan air matanya keetika ia turun dari dataran tinggi meninggalkan Makkah menuju kembali ke Palestin di mana isterinya Sarah dengan puteranya yang kedua Ishak sedang menanti. Ia tidak henti-henti selama dalam perjalanan kembali memohon kepada Allah perlindungan, rahmat dan barakah serta kurniaan rezeki bagi putera dan ibunya yang ditinggalkan di tempat terasing itu. Ia berkata dalam doanya:" Wahai Tuhanku! Aku telah tempatkan puteraku dan anak-anak keturunannya di dekat rumah-Mu { Baitullahil Haram } di lembah yang sunyi dari tanaman dan manusia agar mrk mendirikan solat dan beribadat kepada-Mu. Jadikanlah hati sebahagian manusia cenderung kepada mrk dan berilah mrk rezeki dari buah-buahan yang lazat, mudah-mudahan mrk bersyukur kepada-Mu."
Mata Air Zamzam
Sepeninggal Nabi Ibrahim tinggallah Hajar dan puteranya di tempat yang terpencil dan sunyi itu. Ia harus menerima nasib yang telah ditakdirkan oleh Allah atas dirinya dengan kesabaran dan keyakinan penuh akan perlindungan-Nya. Bekalan makanan dan minuman yang dibawanya dalam perjalanan pada akhirnya habis dimakan selama beberapa hari sepeninggalan Nabi Ibrahim. Maka mulailah terasa oleh Hajar beratnya beban hidup yang harus ditanggungnya sendiri tanpa bantuan suaminya. Ia masih harus meneteki anaknya, namun air teteknya makin lama makin mengering disebabkan kekurangan makan .Anak yang tidak dapat minuman yang memuaskan dari tetek ibunya mulai menjadi cerewet dan tidak henti-hentinya menangis. Ibunya menjadi panik, bingung dan cemas mendengar tangisan anaknya yang sgt menyayat hati itu. Ia menoleh ke kanan dan ke kiri serta lari ke sana ke sini mencari sesuap makanan atau seteguk air yang dpt meringankan kelaparannya dan meredakan tangisan anaknya, namun sia-sialah usahanya. Ia pergi berlari harwalah menuju bukit Shafa kalau-kalau ia boleh mendapatkan sesuatu yang dapat menolongnya tetapi hanya batu dan pasir yang didapatnya disitu, kemudian dari bukit Shafa ia melihat bayangan air yang mengalir di atas bukit Marwah dan larilah ia berharwahlah ke tempat itu namun ternyata bahawa yang disangkanya air adalha fatamorangana {bayangan} belaka dan kembalilah ke bukit Shafa karena mendengar seakan-akan ada suara yang memanggilnya tetapi gagal dan melesetlah dugaannya. Demikianlah maka karena dorongan hajat hidupnya dan hidup anaknya yang sangat disayangi, Hajar mundar-mundir berlari sampai tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah yang pada akhirnya ia duduk termenung merasa penat dan hampir berputus asa.
Diriwayatkan bahawa selagi Hajar berada dalam keadaan tidak berdaya dan hampir berputus asa kecuali dari rahmat Allah dan pertolongan-Nya datanglah kepadanya malaikat Jibril bertanya:" Siapakah sebenarnya engkau ini?" " Aku adalah hamba sahaya Ibrahim". Jawab Hajar." Kepada siapa engkau dititipkan di sini?"tanya Jibril." Hanya kepad Allah",
jawab Hajar.Lalu berkata Jibril:" Jika demikian, maka engkau telah dititipkan kepada Dzat Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih, yang akan melindungimu, mencukupi keperluan hidupmu dan tidak akan mensia-siakan kepercayaan ayah puteramu kepada-Nya."
Kemudian diajaklah Hajar mengikuti-nya pergi ke suatu tempat di mana Jibril menginjakkan telapak kakinya kuat-kuat di atas tanah dan segeralah memancur dari bekas telapak kaki itu air yang jernih dengan kuasa Allah .Itulah dia mata air Zamzam yang sehingga kini dianggap keramat oleh jemaah haji, berdesakan sekelilingnya bagi mendapatkan setitik atau seteguk air daripadanya dan kerana sejarahnya mata air itu disebut orang " Injakan Jibril ".
Alngkah gembiranya dan lega dada Hajar melihat air yang mancur itu. Segera ia membasahi bibir puteranya dengan air keramat itu dan segera pula terlihat wajah puteranya segar kembali, demikian pula wajah si ibu yang merasa sgt bahagia dengan datangnya mukjizat dari sisi Tuhan yang mengembalikan kesegaran hidup kepadanya dan kepada puteranya sesudah dibayang-bayangi oleh bayangan mati kelaparan yang mencekam dada.
Mancurnya air Zamzam telah menarik burung-burung berterbangan mengelilingi daerah itu menarik pula perhatian sekelompok bangsa Arab dari suku Jurhum yang merantau dan sedang berkhemah di sekitar Makkah. Mereka mengetahui dari pengalaman bahwa di mana ada terlihat burung di udara, nescaya dibawanya terdapat air, maka diutuslah oleh mrk beberapa orang untuk memeriksa kebenaran teori ini. Para pemeriksa itu pergi mengunjungi daerah di mana Hajar berada, kemudian kembali membawa berita gembira kepada kaumnya tentang mata air Zamzam dan keadaan Hajar bersama puteranya. Segera sekelompok suku Jurhum itu memindahkan perkhemahannya ke tempat sekitar Zamzam ,dimana kedatangan mrk disambut dengan gembira oleh Hajar karena adanya sekelompok suku Jurhum di sekitarnya, ia memperolehi jiran-jiran yang akan menghilangkan kesunyian dan kesepian yang selama ini dirasakan di dalam hidupnya berduaan dengan puteranya saja.
Hajar bersyukur kepada Allah yang dengan rahmatnya telah membuka hati orang-orang itu cenderung datang meramaikan dan memecahkan kesunyian lembah di mana ia ditinggalkan sendirian oleh Ibrahim.
Nabi Ismail Sebagai Qurban
Nabi Ibrahim dari masa ke semasa pergi ke Makkah untuk mengunjungi dan menjenguk Ismail di tempat pengasingannya bagi menghilangkan rasa rindu hatinya kepada puteranya yang ia sayangi serta menenangkan hatinya yang selalu rungsing bila mengenangkan keadaan puteranya bersama ibunya yang ditinggalkan di tempat yang tandus, jauh dari masyarakat kota dan pengaulan umum.
Sewaktu Nabi Ismail mencapai usia remajanya Nabi Ibrahim a.s. mendapat mimpi bahwa ia harus menyembelih Ismail puteranya. Dan mimpi seorang nabi adalah salah satu dari cara-cara turunnya wahyu Allah , maka perintah yang diterimanya dalam mimpi itu harus dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim. Ia duduk sejurus termenung memikirkan ujian yang maha berat yang ia hadapi. Sebagai seorang ayah yang dikurniai seorang putera yang sejak puluhan tahun diharap-harapkan dan didambakan ,seorang putera yang telah mencapai usia di mana jasa-jasanya sudah dapat dimanfaatkan oleh si ayah , seorang putera yang diharapkan menjadi pewarisnya dan penyampung kelangsungan keturunannya, tiba-tiba harus dijadikan qurban dan harus direnggut nyawa oelh tangan si ayah sendiri.
Namun ia sebagai seorang Nabi, pesuruh Allah dan pembawa agama yang seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi para pengikutnya dalam bertaat kepada Allah ,menjalankan segala perintah-Nya dan menempatkan cintanya kepada Allah di atas cintanya kepada anak, isteri, harta benda dan lain-lain. Ia harus melaksanakan perintah Allah yang diwahyukan melalui mimpinya, apa pun yang akan terjadi sebagai akibat pelaksanaan perintah itu.
Sungguh amat berat ujian yang dihadapi oleh Nabi Ibrahim, namun sesuai dengan firman Allah yang bermaksud:" Allah lebih mengetahui di mana dan kepada siapa Dia mengamanatkan risalahnya." Nabi Ibrahim tidak membuang masa lagi, berazam {niat} tetap akan menyembelih Nabi Ismail puteranya sebagai qurban sesuai dengan perintah Allah yang telah diterimanya.Dan berangkatlah serta merta Nabi Ibrahim menuju ke Makkah untuk menemui dan menyampaikan kepada puteranya apa yang Allah perintahkan.
Nabi Ismail sebagai anak yang soleh yang sgt taat kepada Allah dan bakti kepada orang tuanya, ketika diberitahu oleh ayahnya maksud kedatangannya kali ini tanpa ragu-ragu dan berfikir panjang berkata kepada ayahnya:" Wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang telah diperintahkan oleh Allah kepadamu. Engkau akan menemuiku insya-Allah sebagai seorang yang sabar dan patuh kepada perintah. Aku hanya meminta dalam melaksanakan perintah Allah itu , agar ayah mengikatku kuat-kuat supaya aku tidak banyak bergerak sehingga menyusahkan ayah, kedua agar menanggalkan pakaianku supaya tidak terkena darah yang akan menyebabkan berkurangnya pahalaku dan terharunya ibuku bila melihatnya, ketiga tajamkanlah parangmu dan percepatkanlah perlaksanaan penyembelihan agar menringankan penderitaan dan rasa pedihku, keempat dan yang terakhir sampaikanlah salamku kepada ibuku berikanlah kepadanya pakaian ku ini untuk menjadi penghiburnya dalam kesedihan dan tanda mata serta kenang-kenangan baginya dari putera tunggalnya."Kemudian dipeluknyalah Ismail dan dicium pipinya oleh Nabi Ibrahim seraya berkata:" Bahagialah aku mempunyai seorang putera yang taat kepada Allah, bakti kepada orang tua yang dengan ikhlas hati menyerahkan dirinya untuk melaksanakan perintah Allah."
Saat penyembelihan yang mengerikan telah tiba. Diikatlah kedua tangan dan kaki Ismail, dibaringkanlah ia di atas lantai, lalu diambillah parang tajam yang sudah tersedia dan sambil memegang parang di tangannya, kedua mata nabi Ibrahim yang tergenang air berpindah memandang dari wajah puteranya ke parang yang mengilap di tangannya, seakan-akan pada masa itu hati beliau menjadi tempat pertarungan antara perasaan seorang ayah di satu pihak dan kewajiban seorang rasul di satu pihak yang lain. Pada akhirnya dengan memejamkan matanya, parang diletakkan pada leher Nabi Ismail dan penyembelihan di lakukan . Akan tetapi apa daya, parang yang sudah demikian tajamnya itu ternyata menjadi tumpul dileher Nabi Ismail dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan sebagaimana diharapkan.
Kejadian tersebut merupakan suatu mukjizat dari Allah yang menegaskan bahwa perintah pergorbanan Ismail itu hanya suatu ujian bagi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sampai sejauh mana cinta dan taat mereka kepada Allah. Ternyata keduanya telah lulus dalam ujian yang sangat berat itu. Nabi Ibrahim telah menunjukkan kesetiaan yang tulus dengan pergorbanan puteranya. untuk berbakti melaksanakan perintah Allah sedangkan Nabi Ismail tidak sedikit pun ragu atau bimbang dalam memperagakan kebaktiannya kepada Allah dan kepada orang tuanya dengan menyerahkan jiwa raganya untuk dikorbankan, sampai-sampai terjadi seketika merasa bahwa parang itu tidak lut memotong lehernya, berkatalah ia kepada ayahnya:" Wahai ayahku! Rupa-rupanya engkau tidak sampai hati memotong leherku karena melihat wajahku, cubalah telangkupkan aku dan laksanakanlah tugasmu tanpa melihat wajahku."Akan tetapi parang itu tetap tidak berdaya mengeluarkan setitik darah pun dari daging Ismail walau ia telah ditelangkupkan dan dicuba memotong lehernya dari belakang.
Dalam keadaan bingung dan sedih hati, karena gagal dalam usahanya menyembelih puteranya, datanglah kepada Nabi Ibrahim wahyu Allah dengan firmannya:" Wahai Ibrahim! Engkau telah berhasil melaksanakan mimpimu, demikianlah Kami akan membalas orang-orang yang berbuat kebajikkan ."Kemudian sebagai tebusan ganti nyawa Ismail telah diselamatkan itu, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih seekor kambing yang telah tersedia di sampingnya dan segera dipotong leher kambing itu oleh beliau dengan parang yang tumpul di leher puteranya Ismail itu. Dan inilah asal permulaan sunnah berqurban yang dilakukan oleh umat Islam pada tiap hari raya Aidiladha di seluruh pelosok dunia.
Sampai Nabi Ibrahim yang berhijrah meninggalkan Mesir bersama Sarah, isterinya dan Hajar, dayangnya di tempat tujuannya di Palestin. Ia telah membawa pindah juga semua binatang ternaknya dan harta miliknya yang telah diperolehinya sebagai hasil usaha niaganya di Mesir.
Al-Bukhari meriwayatkan daripada Ibnu Abbas r.a.berkata:
Pertama-tama yang menggunakan setagi {setagen} ialah Hajar ibu Nabi Ismail tujuan untuk menyembunyikan kandungannya dari Siti Sarah yang telah lama berkumpul dengan Nabi Ibrahim a.s. tetapi belum juga hamil. tetapi walaubagaimana pun juga akhirnya terbukalah rahsia yang disembunyikan itu dengan lahirnya Nabi Ismail a.s. Dan sebagai lazimnya seorang isteri sebagai Siti Sarah merasa telah dikalahkan oleh Siti Hajar sebagai seorang dayangnya yang diberikan kepada Nabi Ibrahim a.s. Dan sejak itulah Siti Sarah merasakan bahawa Nabi Ibrahim a.s. lebih banyak mendekati Hajar karena merasa sgt gembira dengan puteranya yang tunggal dan pertama itu, hal ini yang menyebabkan permulaan ada keratakan dalam rumahtangga Nabi Ibrahim a.s. sehingga Siti Sarah merasa tidak tahan hati jika melihat Siti Hajar dan minta pada Nabi Ibrahim a.s. supaya menjauhkannya dari matanya dan menempatkannya di lain tempat.
Utk sesuatu hikmah yang belum diketahui dan disadari oleh Nabi Ibrahim Allah s.w.t. mewahyukan kepadanya agar keinginan dan permintaan Sarah isterinya dipenuhi dan dijauhkanlah Ismail bersama Hajar ibunya dan Sarah ke suatu tempat di mana yang ia akan tuju dan di mana Ismail puteranya bersama ibunya akan di tempatkan dan kepada siapa akan ditinggalkan.
Maka dengan tawakkal kepada Allah berangkatlah Nabi Ibrahim meninggalkan rumah membawa Hajar dan Ismail yang diboncengkan di atas untanya tanpa tempat tujuan yang tertentu. Ia hanya berserah diri kepada Allah yang akan memberi arah kepada binatang tunggangannya. Dan berjalanlah unta Nabi Ibrahim dengan tiga hamba Allah yang berada di atas punggungnya keluar kota masuk ke lautan pasir dan padang terbuka di mana terik matahari dengan pedihnya menyengat tubuh dan angin yang kencang menghembur-hamburkan debu-debu pasir.
Ismail dan Ibunya Hajar Ditingalkan di Makkah
Setelah berminggu-minggu berada dalam perjalanan jauh yang memenatkan tibalah pada akhirnya Nabi Ibrahim bersama Ismail dan ibunya di Makkah kota suci dimana Kaabah didirikan dan menjadi pujaan manusia dari seluruh dunia. di tempat di mana Masjidil Haram sekarang berada, berhentilah unta Nabi Ibrahim mengakhiri perjalanannya dan disitulah ia meninggalkan Hajar bersama puteranya dengan hanya dibekali dengan serantang bekal makanan dan minuman sedangkan keadaan sekitarnya tiada tumbuh-tumbuhan, tiada air mengalir, yang terlihat hanyalah batu dan pasir kering . Alangkah sedih dan cemasnya Hajar ketika akan ditinggalkan oleh Ibrahim seorang diri bersama dengan anaknya yang masih kecil di tempat yang sunyi senyap dari segala-galanya kecuali batu gunung dan pasir. Ia seraya merintih dan menangis, memegang kuat-kuat baju Nabi Ibrahim memohon belas kasihnya, janganlah ia ditinggalkan seorang diri di tempat yang kosong itu, tiada seorang manusia, tiada seekor binatang, tiada pohon dan tidak terlihat pula air mengalir, sedangkan ia masih menanggung beban mengasuh anak yang kecil yang masih menyusu. Nabi Ibrahim mendengar keluh kesah Hajar merasa tidak tergamak meninggalkannya seorang diri di tempat itu bersama puteranya yang sangat disayangi akan tetapi ia sedar bahwa apa yang dilakukan nya itu adalah kehendak Allah s.w.t. yang tentu mengandungi hikmat yang masih terselubung baginya dan ia sedar pula bahawa Allah akan melindungi Ismail dan ibunya dalam tempat pengasingan itu dan segala kesukaran dan penderitaan. Ia berkata kepada Hajar :
"Bertawakkallah kepada Allah yang telah menentukan kehendak-Nya, percayalah kepada kekuasaan-Nya dan rahmat-Nya. Dialah yang memerintah aku membawa kamu ke sini dan Dialah yang akan melindungi mu dan menyertaimu di tempat yang sunyi ini. Sesungguh kalau bukan perintah dan wahyunya, tidak sesekali aku tergamak meninggalkan kamu di sini seorang diri bersama puteraku yang sangat ku cintai ini. Percayalah wahai Hajar bahwa Allah Yang Maha Kuasa tidak akan melantarkan kamu berdua tanpa perlindungan-Nya. Rahmat dan barakah-Nya akan tetap turun di atas kamu untuk selamanya, insya-Allah."
Mendengar kata-kata Ibrahim itu segeralah Hajar melepaskan genggamannya pada baju Ibrahim dan dilepaskannyalah beliau menunggang untanya kembali ke Palestin dengan iringan air mata yang bercurahan membasahi tubuh Ismail yang sedang menetak. Sedang Nabi Ibrahim pun tidak dapat menahan air matanya keetika ia turun dari dataran tinggi meninggalkan Makkah menuju kembali ke Palestin di mana isterinya Sarah dengan puteranya yang kedua Ishak sedang menanti. Ia tidak henti-henti selama dalam perjalanan kembali memohon kepada Allah perlindungan, rahmat dan barakah serta kurniaan rezeki bagi putera dan ibunya yang ditinggalkan di tempat terasing itu. Ia berkata dalam doanya:" Wahai Tuhanku! Aku telah tempatkan puteraku dan anak-anak keturunannya di dekat rumah-Mu { Baitullahil Haram } di lembah yang sunyi dari tanaman dan manusia agar mrk mendirikan solat dan beribadat kepada-Mu. Jadikanlah hati sebahagian manusia cenderung kepada mrk dan berilah mrk rezeki dari buah-buahan yang lazat, mudah-mudahan mrk bersyukur kepada-Mu."
Mata Air Zamzam
Sepeninggal Nabi Ibrahim tinggallah Hajar dan puteranya di tempat yang terpencil dan sunyi itu. Ia harus menerima nasib yang telah ditakdirkan oleh Allah atas dirinya dengan kesabaran dan keyakinan penuh akan perlindungan-Nya. Bekalan makanan dan minuman yang dibawanya dalam perjalanan pada akhirnya habis dimakan selama beberapa hari sepeninggalan Nabi Ibrahim. Maka mulailah terasa oleh Hajar beratnya beban hidup yang harus ditanggungnya sendiri tanpa bantuan suaminya. Ia masih harus meneteki anaknya, namun air teteknya makin lama makin mengering disebabkan kekurangan makan .Anak yang tidak dapat minuman yang memuaskan dari tetek ibunya mulai menjadi cerewet dan tidak henti-hentinya menangis. Ibunya menjadi panik, bingung dan cemas mendengar tangisan anaknya yang sgt menyayat hati itu. Ia menoleh ke kanan dan ke kiri serta lari ke sana ke sini mencari sesuap makanan atau seteguk air yang dpt meringankan kelaparannya dan meredakan tangisan anaknya, namun sia-sialah usahanya. Ia pergi berlari harwalah menuju bukit Shafa kalau-kalau ia boleh mendapatkan sesuatu yang dapat menolongnya tetapi hanya batu dan pasir yang didapatnya disitu, kemudian dari bukit Shafa ia melihat bayangan air yang mengalir di atas bukit Marwah dan larilah ia berharwahlah ke tempat itu namun ternyata bahawa yang disangkanya air adalha fatamorangana {bayangan} belaka dan kembalilah ke bukit Shafa karena mendengar seakan-akan ada suara yang memanggilnya tetapi gagal dan melesetlah dugaannya. Demikianlah maka karena dorongan hajat hidupnya dan hidup anaknya yang sangat disayangi, Hajar mundar-mundir berlari sampai tujuh kali antara bukit Shafa dan Marwah yang pada akhirnya ia duduk termenung merasa penat dan hampir berputus asa.
Diriwayatkan bahawa selagi Hajar berada dalam keadaan tidak berdaya dan hampir berputus asa kecuali dari rahmat Allah dan pertolongan-Nya datanglah kepadanya malaikat Jibril bertanya:" Siapakah sebenarnya engkau ini?" " Aku adalah hamba sahaya Ibrahim". Jawab Hajar." Kepada siapa engkau dititipkan di sini?"tanya Jibril." Hanya kepad Allah",
jawab Hajar.Lalu berkata Jibril:" Jika demikian, maka engkau telah dititipkan kepada Dzat Yang Maha Pemurah Lagi Maha Pengasih, yang akan melindungimu, mencukupi keperluan hidupmu dan tidak akan mensia-siakan kepercayaan ayah puteramu kepada-Nya."
Kemudian diajaklah Hajar mengikuti-nya pergi ke suatu tempat di mana Jibril menginjakkan telapak kakinya kuat-kuat di atas tanah dan segeralah memancur dari bekas telapak kaki itu air yang jernih dengan kuasa Allah .Itulah dia mata air Zamzam yang sehingga kini dianggap keramat oleh jemaah haji, berdesakan sekelilingnya bagi mendapatkan setitik atau seteguk air daripadanya dan kerana sejarahnya mata air itu disebut orang " Injakan Jibril ".
Alngkah gembiranya dan lega dada Hajar melihat air yang mancur itu. Segera ia membasahi bibir puteranya dengan air keramat itu dan segera pula terlihat wajah puteranya segar kembali, demikian pula wajah si ibu yang merasa sgt bahagia dengan datangnya mukjizat dari sisi Tuhan yang mengembalikan kesegaran hidup kepadanya dan kepada puteranya sesudah dibayang-bayangi oleh bayangan mati kelaparan yang mencekam dada.
Mancurnya air Zamzam telah menarik burung-burung berterbangan mengelilingi daerah itu menarik pula perhatian sekelompok bangsa Arab dari suku Jurhum yang merantau dan sedang berkhemah di sekitar Makkah. Mereka mengetahui dari pengalaman bahwa di mana ada terlihat burung di udara, nescaya dibawanya terdapat air, maka diutuslah oleh mrk beberapa orang untuk memeriksa kebenaran teori ini. Para pemeriksa itu pergi mengunjungi daerah di mana Hajar berada, kemudian kembali membawa berita gembira kepada kaumnya tentang mata air Zamzam dan keadaan Hajar bersama puteranya. Segera sekelompok suku Jurhum itu memindahkan perkhemahannya ke tempat sekitar Zamzam ,dimana kedatangan mrk disambut dengan gembira oleh Hajar karena adanya sekelompok suku Jurhum di sekitarnya, ia memperolehi jiran-jiran yang akan menghilangkan kesunyian dan kesepian yang selama ini dirasakan di dalam hidupnya berduaan dengan puteranya saja.
Hajar bersyukur kepada Allah yang dengan rahmatnya telah membuka hati orang-orang itu cenderung datang meramaikan dan memecahkan kesunyian lembah di mana ia ditinggalkan sendirian oleh Ibrahim.
Nabi Ismail Sebagai Qurban
Nabi Ibrahim dari masa ke semasa pergi ke Makkah untuk mengunjungi dan menjenguk Ismail di tempat pengasingannya bagi menghilangkan rasa rindu hatinya kepada puteranya yang ia sayangi serta menenangkan hatinya yang selalu rungsing bila mengenangkan keadaan puteranya bersama ibunya yang ditinggalkan di tempat yang tandus, jauh dari masyarakat kota dan pengaulan umum.
Sewaktu Nabi Ismail mencapai usia remajanya Nabi Ibrahim a.s. mendapat mimpi bahwa ia harus menyembelih Ismail puteranya. Dan mimpi seorang nabi adalah salah satu dari cara-cara turunnya wahyu Allah , maka perintah yang diterimanya dalam mimpi itu harus dilaksanakan oleh Nabi Ibrahim. Ia duduk sejurus termenung memikirkan ujian yang maha berat yang ia hadapi. Sebagai seorang ayah yang dikurniai seorang putera yang sejak puluhan tahun diharap-harapkan dan didambakan ,seorang putera yang telah mencapai usia di mana jasa-jasanya sudah dapat dimanfaatkan oleh si ayah , seorang putera yang diharapkan menjadi pewarisnya dan penyampung kelangsungan keturunannya, tiba-tiba harus dijadikan qurban dan harus direnggut nyawa oelh tangan si ayah sendiri.
Namun ia sebagai seorang Nabi, pesuruh Allah dan pembawa agama yang seharusnya menjadi contoh dan teladan bagi para pengikutnya dalam bertaat kepada Allah ,menjalankan segala perintah-Nya dan menempatkan cintanya kepada Allah di atas cintanya kepada anak, isteri, harta benda dan lain-lain. Ia harus melaksanakan perintah Allah yang diwahyukan melalui mimpinya, apa pun yang akan terjadi sebagai akibat pelaksanaan perintah itu.
Sungguh amat berat ujian yang dihadapi oleh Nabi Ibrahim, namun sesuai dengan firman Allah yang bermaksud:" Allah lebih mengetahui di mana dan kepada siapa Dia mengamanatkan risalahnya." Nabi Ibrahim tidak membuang masa lagi, berazam {niat} tetap akan menyembelih Nabi Ismail puteranya sebagai qurban sesuai dengan perintah Allah yang telah diterimanya.Dan berangkatlah serta merta Nabi Ibrahim menuju ke Makkah untuk menemui dan menyampaikan kepada puteranya apa yang Allah perintahkan.
Nabi Ismail sebagai anak yang soleh yang sgt taat kepada Allah dan bakti kepada orang tuanya, ketika diberitahu oleh ayahnya maksud kedatangannya kali ini tanpa ragu-ragu dan berfikir panjang berkata kepada ayahnya:" Wahai ayahku! Laksanakanlah apa yang telah diperintahkan oleh Allah kepadamu. Engkau akan menemuiku insya-Allah sebagai seorang yang sabar dan patuh kepada perintah. Aku hanya meminta dalam melaksanakan perintah Allah itu , agar ayah mengikatku kuat-kuat supaya aku tidak banyak bergerak sehingga menyusahkan ayah, kedua agar menanggalkan pakaianku supaya tidak terkena darah yang akan menyebabkan berkurangnya pahalaku dan terharunya ibuku bila melihatnya, ketiga tajamkanlah parangmu dan percepatkanlah perlaksanaan penyembelihan agar menringankan penderitaan dan rasa pedihku, keempat dan yang terakhir sampaikanlah salamku kepada ibuku berikanlah kepadanya pakaian ku ini untuk menjadi penghiburnya dalam kesedihan dan tanda mata serta kenang-kenangan baginya dari putera tunggalnya."Kemudian dipeluknyalah Ismail dan dicium pipinya oleh Nabi Ibrahim seraya berkata:" Bahagialah aku mempunyai seorang putera yang taat kepada Allah, bakti kepada orang tua yang dengan ikhlas hati menyerahkan dirinya untuk melaksanakan perintah Allah."
Saat penyembelihan yang mengerikan telah tiba. Diikatlah kedua tangan dan kaki Ismail, dibaringkanlah ia di atas lantai, lalu diambillah parang tajam yang sudah tersedia dan sambil memegang parang di tangannya, kedua mata nabi Ibrahim yang tergenang air berpindah memandang dari wajah puteranya ke parang yang mengilap di tangannya, seakan-akan pada masa itu hati beliau menjadi tempat pertarungan antara perasaan seorang ayah di satu pihak dan kewajiban seorang rasul di satu pihak yang lain. Pada akhirnya dengan memejamkan matanya, parang diletakkan pada leher Nabi Ismail dan penyembelihan di lakukan . Akan tetapi apa daya, parang yang sudah demikian tajamnya itu ternyata menjadi tumpul dileher Nabi Ismail dan tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya dan sebagaimana diharapkan.
Kejadian tersebut merupakan suatu mukjizat dari Allah yang menegaskan bahwa perintah pergorbanan Ismail itu hanya suatu ujian bagi Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail sampai sejauh mana cinta dan taat mereka kepada Allah. Ternyata keduanya telah lulus dalam ujian yang sangat berat itu. Nabi Ibrahim telah menunjukkan kesetiaan yang tulus dengan pergorbanan puteranya. untuk berbakti melaksanakan perintah Allah sedangkan Nabi Ismail tidak sedikit pun ragu atau bimbang dalam memperagakan kebaktiannya kepada Allah dan kepada orang tuanya dengan menyerahkan jiwa raganya untuk dikorbankan, sampai-sampai terjadi seketika merasa bahwa parang itu tidak lut memotong lehernya, berkatalah ia kepada ayahnya:" Wahai ayahku! Rupa-rupanya engkau tidak sampai hati memotong leherku karena melihat wajahku, cubalah telangkupkan aku dan laksanakanlah tugasmu tanpa melihat wajahku."Akan tetapi parang itu tetap tidak berdaya mengeluarkan setitik darah pun dari daging Ismail walau ia telah ditelangkupkan dan dicuba memotong lehernya dari belakang.
Dalam keadaan bingung dan sedih hati, karena gagal dalam usahanya menyembelih puteranya, datanglah kepada Nabi Ibrahim wahyu Allah dengan firmannya:" Wahai Ibrahim! Engkau telah berhasil melaksanakan mimpimu, demikianlah Kami akan membalas orang-orang yang berbuat kebajikkan ."Kemudian sebagai tebusan ganti nyawa Ismail telah diselamatkan itu, Allah memerintahkan Nabi Ibrahim menyembelih seekor kambing yang telah tersedia di sampingnya dan segera dipotong leher kambing itu oleh beliau dengan parang yang tumpul di leher puteranya Ismail itu. Dan inilah asal permulaan sunnah berqurban yang dilakukan oleh umat Islam pada tiap hari raya Aidiladha di seluruh pelosok dunia.
Kamis, 21 Oktober 2010

HORAS MANDAGI!!!!!!!!
WE Kal! nEEE......
SeKOlAhQ nGADAKan aCArA buWAt NyambuT
" Hari Ulang TAHUN "
MADARASAH ALIYAH NEGEI DONDANGLEDI KE XV
BaNYak BANGETT... NE...ACARANYA
Pameran buku bermutu 5-7 NOVEMBER 2010
Lomba Pidato Bahasa Inggris SMP/MTS Semalang Raya5 NOVEMBER 2010
Festival Qosidah SMP/MTS SE-MALANG RAYA 5 NOVEMBER 2010
DzIKIR QUBRA 6 NOVEMBER 2010
jALAN sEHAT PADA TANGGAL 7 NOVEMBER 2010
WAU BAYAK KAN???????......
Langganan:
Postingan (Atom)